Nov/090
Etika Bisnis
Etika, merupakan seperangkat kesepakatan umum untuk mengatur hubungan antar orang per orang atau orang per orang dengan masyarakat, atau masyarakat dengan masyarakat yalai. Pengaturan tingkah laku ini perlu agar terjadi hubungan yang tidak saling merugikan di antara orang per orang, atau antara orang per orang dengan masyarakat, atau antara kelompok -kelompok dalam masyarakat.
Etika komunikasi merupakan syarat mutlak dalam hubungan antar pegawai. Oleh karena itu, setiap pegawai kantor dalam menjalankan tata hubungan kantor harus mempunyai:
- Kesusilaan atau budi pekerti yg baik
- Kesopanan dalam segala segi kehidupan dan tindakannya
Etika bisnis adalah kebiasaan, prinsip atau pandangan kegiatan usaha dengan segala persoalannya dalam bidang bisnis untuk mencapai penghasilan atau suatu keuntungan.
Etika dalam berbisinis ada 2 macam :
- Etika Tertulis
Kebijakan yang mempunyai kekuatan hukum, seperti : undang-undang, hukum, peraturan. - Etika Tak Tertulis
Bentuk tak tertulis tersebut berupa kesepakatan umum dalam masyarakat atau kelompok masyarakat. Kesepakatan ini kemudian lebih dikenal dengan etiket, sopan santun, dsb.
Etika bisnis kegiatannya mencakup tentang:
- Perdagangan
- Industri
- Jasa
Prinsip etika dalam berbisnis :
- Kejujuran (Honesty)
- Memegang prinsip (Integrity)
- Memelihara janji (Promise Keeping)
- Kesetiaan (Fidelity)
- Kewajaran (Fairness)
- Suka membantu orang lain (Caring for other)
- Hormat kepada orang lain (Respect for other)
- Warga negara yang bertanggung jawab (Responbility citizenship)
- Mengejar keunggulan (pursuit of excellence)
- Dapat dipertanggungjawabkan (accountability)
Cara mempertahankan standar etika & tanggung jawab perusahaan
- Menciptakan kepercayaan perusahaan
- Jalankan kode etik
- Lindungi hak perorangan
- Adakan pelatihan etika
- Lakukan audit etika secara periodik
- Pertahankan standar yang tinggi tentang tingkah laku, jagan hanya aturan
- Hindari contoh etika yang tercela
- Ciptakan budaya komunikasi dua arah
- Tanggung jawab terhadap :
- perusahaan
- lingkungan
- karyawan
- investor
- pelanggan
- masyarakat
Etika bisnis berperan penting dalam memberikan kepercayaan terhadap kelompok atau individu yang berkepentingan dengan jalannya perusahaan
Nov/090
2012
Belum pernah terjadi sebelumnya sebuah angka menjadi begitu penting bagi seluruh peradaban, agama, ilmuwan dan pemerintahan. “2012” menampilkan gambaran akan datangnya hari kiamat dengan munculnya musibah-musibah besar di dunia dan kisah beberapa orang yang selamat dari musibah tersebut.
Inilah sinopsis singkat mengenai film yang sedang ngetrend saat ini, 2012, oleh pakar film Roland Emmerich (juga merupakan produser film Independence Day dan The Day After Tomorrow) yang berkisah tentang mitor kalender Maya kuno, yang mengatakan bahwa dunia akan berakhir pada 21 Desember 2012. Ketika bencana global menyodorkan dunia ke dalam kekacauan, Jackson Curtis (John Cusack), seorang penulis memastikan bahwa manusia tidak sepenuhnya tewas. Chiwetel Ejiofor, Danny Glover, Amanda Peet, Thandie Newton, dan Oliver Platt keluar menjadi tokoh akhir.
(Unduh/download filmnya dengan cara-cara anda, kami tidak menyediakan linknya karena hal ini bertentangan dengan UU ITE. Silakan anda telusuri sendiri menggunakan pakde Google sebagai dukun super pencari film.)
Nov/090
Testing Media Digital
Testing adalah suatu kegiatan pengujian pada media yang sudah dibuat untuk menemukan kesalahan baik secara logical ataupun fungsional.
Logical testing yaitu pengujian pada perangkat untuk membuat media digital. Pada pemrograman logical testing yaitu menemukan kesalahan pada pemrograman.
Pengujian funsional yaitu pengujian media apakah sesuai dengan skenario atau belum.
Pre implementation testing:
- Unit testing: pengujian komponen atau unit-unit pada media
- Alpha testing: pengujian oleh pembuat media
- Beta testing: pengujian oleh user
Post implementation testing: testing yang dilakukan setelah PL digunakan (sering disebut/ merupakan bagian maintenance)
- Corrective maintenance
Melakukan koreksi/ pembetulan kesalahan pada media digital, dimana kesalahan pada media digital ditemukan setelah media digital digunakan. - Adaptive maintenance
Penyesuaian media digital/ PL terhadap hardware atau sistem operasi yang digunakan. - Perfective maintenance
Menambahkan kemampuan media digital/ PL sesuai dengan kebutuhan yang baru.
Bagian yang perlu ditesting
- Skenario: menguji apakah sudah sesuai dengan tujuan awal.
- User interface: menguji interface media digital yang dibuat\
-
- Screen design
- Link/ menu
- Iconisasi
- Eye cacthing/ eye candy
Yang dihasilkan/ diperoleh dari testing:
- Kesalahan secara logical/ fungsional
- Tujuan yang disampaikan tercapai.
- Media digital lebih sempurna.
Pembuatan media digital
- Membuat mulai dari nol -> sesuai keinginan user
- Prototyping
Kelemahan:
-
- Developer cenderung bersifat memaksa menyamakan persepsi pada user.
- User cenderung menganggap protoripe merupakan hasil akhir.
- Bagi user yang lebih berpengalaman/ pandai, prototipe bisa saja menyulitkan developer karena user meminta lebih dari yang disajikan.
Nov/090
Karmic Release Party
Karmic Koala datang, dijadwalkan akan dirilis pada bulan Oktober 2009.
Acara perayaan diluncurkannya suatu rilis terbaru Ubuntu, biasanya diadakan kegiatan pengenalan Ubuntu ke publik dan juga ajang silahturahmi komunitas.
Untuk setiap rilis Ubuntu, seluruh komunitas mengadakan event di seluruh dunia. Inti dari acara ini adalah kita bersama-sama merayakan, bertemu teman baru dan perkenalan dengan Ubuntu versi terbaru (Karmic Koala). Jadi selain bertemu dengan teman-teman baru dan komunitas Ubuntu, acara ini juga dibuat menyenangkan!
Karmic Release Party Yogyakarta I
Waktu
Sabtu, 14 November 2009 jam 08.00 WIB
Tempat
Ruang Teatrikal Fakultas Sains & Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Menu Acara (terbuka untuk umum)
- Talkshow "OpenSource untuk Kemandirian Bangsa"
- Review Ubuntu Karmic Koala
- Implementasi Ubuntu dengan Repository
Nara Sumber
- Antonius Fran Setiawan - Chief Editor Skripta Media Creative
- Hendra Indriyanto - Divisi ICT NGO Combine Resource Institution
- Ubuntu Jogja
- KSL Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Moderator
Dedy Hariyadi - Magister Teknologi Informasi UGM
Sasaran
- Usaha Kecil Menengah (UKM)
- Kelompok Study Linux Se-Jogja
- Sekolah Menengah Atas Se-Jogja
- Lembaga / Instansi yang telah menggunakan FOSS
- Umum
Investasi
- Investasi Rp. 5.000,- untuk 50 pendaftar pertama
- Investasi Rp. 10.000,-
Bonus :
- Sertifikat
- CD Linux Ubuntu 9.10 Karmic Koala
- Sticker
- Makan Siang
- Doorprize :
- SilverBiz Hosting dari Indobizweb
- Buku dari Andi Publisher
- Doorprize menarik lainnya
Tempat Pendaftaran
Pendaftaran secara Online (http://mti.ugm.ac.id/krp/)
Pembayaran dapat dilakukan di (mulai tanggal 8-13 November 2009):
- Dedy Hariyadi, Lab. M22 MTI UGM Yogyakarta
- Lt. 1 Fakultas Sains & Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Panitia
- Ubuntu Jogja
- KSL UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Sponsor
- Indobizweb, host your web personally
- Magister Teknologi Informasi UGM
- Andi Publisher
- Smile Group
- Ivaa Digital Information Center
- Combine Resource Institution
- LPK e-FAC
- Geronimo FM
Karmic Release Party Semarang
Waktu
Minggu, 15 November 2009 jam 08.00-12.30 WIB
Tempat
Lantai 2 Kampus Teknik Industri Universitas Diponegoro (Tembalang)
Kontribusi
15.000 IDR
Fasilitas
- Snack+makan siang
- Sertifikat
- Hotspot
Agenda
- Paparan Komunitas Ubuntu Semarang
- What’s new on Ubuntu 9.10 Karmic Koala
- Install Fest WUBI
- Cloud Computing
- Blender 3D
Info Lanjut
- http://tech.groups.yahoo.com/group/ubuntu-semarang
- http://www.facebook.com/event.php?eid=187229514738
Nov/090
Penataan Manajemen Pendidikan yang Efektif
Untuk menata manajemen pendidikan yang efektif di era otonomi daerah, diperlukan need assessment (Ellis, 1994: 2 dan Bray, 1996: 9).
Need assessment dilakukan untuk mengakomodasikan kebutuhan-kebutuhan yang sesuai dengan karakteristik daerah. Daerah yang miskin menurut Bray (1996: 9) perlu mendapat bantuan dari pusat atau daerah lainnya yang kaya. Faktor keuangan daerah tersebut cukup dominan dalam keberhasilan otonomi.
Need assessment dilakukan terhadap kurikulum, kesiswaan, guru dan pegawai sekolah, keuangan, sarana dan prasarana, hubungan masyarakat, dan aktivitas lain yang mendukung pendidikan.
Orientasi studi manajemen pendidikan masih cenderung melihat sesuatu yang tampak di mata (tangible), kurang memperhatikan sesuatu yang tidak kelihatan (intangible) seperti nilai, tradisi dan norma yang menjadi budaya organisasi, dan ada di dalam sebuah organisasi.

David A. Squires, et.al. (1983) ciri-ciri sekolah efektif yaitu:
- adanya standar disiplin yang berlaku bagi kepala sekolah, guru, siswa, dan karyawan di sekolah
- memiliki suatu keteraturan dalam rutinitas kegiatan di kelas
- mempunyai standar prestasi sekolah yang sangat tinggi
- siswa diharapkan mampu mencapai tujuan yang telah direncanakan
- siswa diharapkan lulus dengan menguasai pengetahuan akademik
- adanya penghargaan bagi siswa yang berprestasi
- siswa berpendapat kerja keras lebih penting dari pada faktor keberuntungan dalam meraih prestasi
- para siswa diharapkan mempunyai tanggungjawab yang diakui secara umum
- kepala sekolah mempunyai program inservice, pengawasan, supervisi, serta menyediakan waktu untuk membuat rencana bersama-sama dengan para guru dan memungkinkan adanya umpan balik demi keberhasilan prestasi akademiknya.
Jaap Scheerens (1992) sekolah yang efektif mempunyai lima ciri penting:
- kepemimpinan yang kuat
- penekanan pada pencapaian kemampuan dasar
- adanya lingkungan yang nyaman
- harapan yang tinggi pada prestasi siswa
- dan penilaian secara rutin mengenai program yang dibuat siswa.
Mackenzie (1983) mengidentifikasikan tiga dimensi pendidikan efektif yaitu kepemimpinan, keefektifan dan efisiensi serta unsur pokok dan penunjang masing-masing dimensi tersebut.
Edmons (1979) lima karakteristik sekolah efektif yaitu :
- kepemimpinan dan perhatian kepala sekolah terhadap kualitas pengajaran
- pemahaman yang mendalam terhadap pengajaran
- iklim yang nyaman dan tertib bagi berlangsungnya pengajaran dan pembelajaran
- harapan bahwa semua siswa minimal akan menguasai ilmu pengetahuan tertentu
- penilaian siswa yang didasarkan pada hasil pengukuran hasil belajar siswa.
Pengetahuan lain mengenai sekolah efektif adalah sebagai berikut :
- mampu mendemontrasikan kebolehannya mengenai seperangkat kriteria
- menetapkan sasaran yang jelas dan upaya untuk mencapainya
- adanya kepemimpinan yang kuat
- adanya hubungan yang baik antara sekolah dengan orangtua siswa
- pengembangan staf dan iklim sekolah yang kondusif untuk belajar
Lihat slide presentasinya secara langsung dengan mengeklik disini.
Nov/090
Organisasi Lembaga Pendidikan
Suatu organisasi yang unik dan kompleks yang merupakan suatu lembaga penyeleng-gara pendidikan.
Tujuannya antara lain adalah menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/ atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan, memperkaya khanazah ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian, serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional (Sismanto,2007:1)
Oct/090
Teknologi Komunikasi Bisnis
Komunikasi merupakan hal yang sudah sejak dahulu dikenal. Komunikasi telah dilakukan oleh manusia bahkan sejak mereka belum tahu bahwa apa yang dilakukan itu merupakan komunikasi. Melihat kenyataan itu, komunikasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Saat ini, komunikasi berkembang bukan hanya dari media atau peralatan komunikasi, tetapi menyangkut pula dari individu-individu masing-masing.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat saat ini mendorong dalam perkembangan di bidang komputer. Komputer telah berkembang tidak hanya sebagai penggunaan secara individu, tetapi sudah digunakan secara jaringan global. Dengan didukung pula dengan perkembangan telekomunikasi, berkembang pula teknologi internet yang saat ini perkembangannya tidak hanya sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi telah digunakan juga sebagai sarana bisnis.
Keberadaan teknologi bagi komunikasi bisnis memang sangat terasa manfaatnya, yang dengan teknologi komunikasi dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Salah satu bentuk teknologi komunikasi yang banyak digunakan saat ini adalah internet.
Internet saat ini banyak digunakan sebagai sarana komunikasi yang banyak digunakan. Bahkan internet telah berkembang pesat melebihi perkembangan teknologi komunikasi konvensional saat ini. Internet telah banyak digunakan tidak hanya sebagai sarana bertukar informasi, tetapi telah digunakan juga sebagai sarana komunikasi seperti telekonferensi dan juga sebagai sarana bertransaksi.
Oct/090
Internet
Internet saat ini sudah menjadi teknologi yang umum digunakan oleh banyak orang, mulai dari kalangan umum hingga intelektual dan korporat. Tetapi apa sebenarnya dari internet itu?. Secara garis besar internet adalah jaringan komputer yang dapat diakses secara umum di seluruh dunia, dengan pengiriman data mengunakan suatu protokol-protokol tertentu. Lebih jauh tentang internet, internet merupakan kumpulan jaringan-jaringan kecil yang saling berhubungan dan saling berbagi informasi dengan menyediakan beberapa layanan seperti email dan chatting.
Dengan pengertian diatas, dapat kita simpulkan layanan internet secara umum, yaitu sebagai sarana untuk menyebarkan dan mendapatkan informasi baik dalam bentuk multimedia atau file; sebagai sarana komunikasi dengan berbagai cara dan media; sarana berkirim surat elektronik dan data serta untuk mengendalikan komputer dan sejenisnya dari jarak jauh.
Dalam bisnis sendiri, internet telah banyak berkembang, mulai dari pertukaran informasi secara elektronik hingga ke penerapan strategi bisnis seperti penjualan dan pelayanan pelanggan. Internet telah banyak digunakan untuk mendukung komunikasi dan kerjasama secara global antara pegawai, konsumen dan rekan bisnis lainnya. Dengan internet, pemasaran dan pelayanan menjadi lebih interaktif saat ini. Banyak situs-situs web tidak hanya menyajikan produknya tetapi juga menyediakan layanan untuk berdialog, diskusi, berkonsultasi maupun untuk kuisioner. Dengan ini, konsumer secara langsung dilibatkan dalam perancangan, pengembangan serta pemasaran suatu produk.
Keuntungan-keuntungan yang didapat jika menggunakan teknologi internet secara umum diantaranya digunakan untuk penghematan biaya, karena internet dapat dengan mudah dikembangkan, mudah dalam perawatan serta relatif lebih murah. Lebih detil lagi, internet dipandang dari segi perusahaan sangat berguna sekali, diantaranya :
- Penyebaran informasi yang cepat dan tersebar secara global, mampu menjangkau hampir di seluruh pelosok dunia.
- Komunikasi menjadi lebih interaktif baik sebagai pengembangan suatu perusahaan itu maupun sebagai media informasi dan layanan terhadap konsumen.
- Kemampuan yang dapat digunakan sebagai layanan yang terotomatisasi sesuai dengan kebutuhan.
- Memudahkan dan mengefisienkan dalam mengakses data dan informasi dan dapat digunakan secara bersama-sama.
- Dapat digunakan sebagai sarana electronic commerce
- Dapat terintegrasi dengan aktifitas-aktifitas diluar proses bisnis dalam suatu perusahaan
Dari sudut pandang konsumen, perusahaan secara konsisten dapat memberikan yang terbaik, dengan menjaga kebutuhan masing-masing konsumen, mempertahankan kecenderungan pasar, menyediakan informasi yang ada hubungannya secara menarik, sewaktu-waktu, dimana saja dalam beberapa media, dan menyediakan pelayanan sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Selain dari kelebihan-kelebihan yang dapat ditawarkan internet, kita juga tidak boleh lupa terhadap kekurangan-kekurangannya yang harus diantisipasi. Salah satu hal pokok yang sering dibicarakan diantaranya ialah faktor keamanan. Saat ini masih banyak kasus-kasus cybercrime yang terjadi. Suatu perusahaan harus selalu mewaspadai dan meningkatkan keamanannya dalam menggunakan layanan internet. Hal ini karena berpengaruh sekali terhadap konsumen. Konsumen menjadi tidak percaya lagi terhadap perusahaan jikalau layanan yang menggunakan internet yang ditawarkan tidak aman. Perusahaan juga harus menggunakan etika-etika dalam menggunakan layanan internet untuk menunjang dalam berkomunikasi bisnis.
Oct/090
Perbandingan E-Learning #2
Perbandingan lebih lanjut mengenai e-learning:
| ATutor | EFront | Moodle | ||
|---|---|---|---|---|
| Administrasi | ||||
| 1 | Authentication | Administrator dapat memperbolehkan pengunjung mengakses semua course.
Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal. Otentifikasi LDAP tersedia sebagai modul pengaya (add-on). Administrator dan guru/dosen dapat mengeset bagaimana akses course secara publik, atau dapat diproteksi untuk setiap course dengan username dan password. Sistem memiliki pilihan pengingat sandi. Login pengguna dapat dienkripsi menggunakan SSL. |
Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal.
Administrator dapat mengeset penerusan kegagalan otentifikasi melalui sumber kedua (misal database pada sistem) jikalau sumber utama (misal LDAP server) gagal. Sistem dapat mendukung berbagai macam unit pengorganisasian dan virtual host melalui konfigurasi server. |
Administrator dapat memperbolehkan pengunjung mengakses semua course.
Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal. Sistem dapat mengotentifikasi menggunakan protokol Kerberos. Sistem mendukung Shibboleth Sistem mendukung Central Autentication Service (CAS) Sistem dapat mengotentifikasi menggunakan IMAP, POP3, dan secure NNTP. Administrator dapat mengeset penerusan kegagalan otentifikasi melalui sumber kedua (misal database pada sistem) jikalau sumber utama (misal LDAP server) gagal. Sistem dapat mendukung berbagai macam unit pengorganisasian dan virtual host melalui konfigurasi server. |
| 2 | Course Authorization | Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.
Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat. Administrator dapat mendistribusikan izin dan aturan pada banyak institusi atau departemen yang disimpan di lingkungan server. Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula. Guru/dosen dapat memberikan siswa akses yang terbatas terhadap peralatan instruksional berdasar aturan atau hak yang telah didefinisikan, dan membuat asisten pengajaran atau tambahan instruktur, setiap itu memiliki hak tersendiri. Administrator dapat membuat akses yang terbatas untuk dapat menggunakan berbagai alat administrasi. Administrator dan guru/dosen dapat mengkustomisasi aturan, membuat atau mengkustom aturan baru, membuat organisasi unit dan aturan yang tidak terbatas, dengan hak akses yang spesifik terhadap course atau alat administrasi. Guru/dosen atau siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda, atau grup yang berbeda pula. |
Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.
Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat. Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula. |
Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.
Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat. Administrator dapat mendistribusikan izin dan aturan pada banyak institusi atau departemen yang disimpan di lingkungan server. Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula. |
| 3 | Registration Integration | Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.
Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file. Siswa dapat meregistrasi sendiri. Administrator atau guru/dosen dapat membuat daftar batch untuk menambah siswa dalam suatu course menggunakan delimited text file, dan mengirim pesan email otomatis yang dibuat sisem ke siswa untuk bergabung dalam suatu course. Registrasi siswa dapat diotentifikasi melalui daftar master yang dibuat otomatis melalui sistem informasi siswa atau sistem direktori lain. |
Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.
Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file. Perangkat lunak mendukung penukaran data dengan sistem informasi siswa melalui sebuah event-driven API. |
Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.
Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file. Administrator dapat mentransfer informasi siswa secara dua arah antara sistem dan SIS menggunakan delimited text files. Administrator dapat mentransfer informasi siswa secara dua arah antara sistem dan SIS menggunakan file IMS Enterprise Specification v1.1 XML melalui web services. Perangkat lunak mendukung pertukaran data dengan sistem informasi siswa melalui sebuat event-driven API. Perangkat lunak mendukung integrasi dengan SCT Banner, SCT Luminis, Datatel, PeopleSoft 8 atau intregitas yang dikostumisasi dengan SIS lain atau sistem portal. Perangkat lunak mengikuti spesifikasi aturan IMS Enterprise untuk data siswa. |
| 4 | Student Tracking | Guru/dosen dapat mereview perekaman navigasi setiap siswa.
Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi. Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual. |
Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual.
Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara waktu dan tanggal dan seringnya siswa sebagai jumlah berapa kali pengaksesan terhadap isi course. Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi. |
Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual.
Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara waktu dan tanggal dan seringnya siswa sebagai jumlah berapa kali pengaksesan terhadap isi course. Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara dari banyaknya waktu, tanggal, frekuensi dan alamat IP setiap siswa yang mana mengakses isi course, forum diskusi, penilaian course, dan tugas. Guru/dosen dapat mereview perekaman navigasi setiap siswa. Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi. |
| 5 | Course Management | Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.
Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan grup keanggotaan. |
Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.
Instruktur dapat mengeset isi course secara spesifik yang akan dikeluarkan berdasar tanggal tertentu dan harus diselesaikan oleh siswa sebelum mereka melanjutkan coursenya. Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan aktivitas course sebelumnya. Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan performa siswa. |
Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.
Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan grup keanggotaan. |
| Evaluasi | ||||
| 1 | Test Types | Pilihan ganda
Jawaban banyak Pencocokan Urutan Mengisi bagian kosong Jawaban singkat Pertanyaan survei Essai Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara) |
Pilihan ganda
Jawaban banyak Pencocokan Mengisi bagian kosong Jawaban singkat Pertanyaan survei Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara) |
Pilihan ganda
Jawaban banyak Pencocokan Urutan Kalimat acak Perhitungan Mengisi bagian kosong Jawaban singkat Pertanyaan survei Essai Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara) Kustomisasi jenis pertanyaan dapat didefinisikan. |
| 2 | Automated Testing Management | Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban
Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri. Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test. Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali. Siswa dibolehkan untuk mereview kembali dimana siswa mencoba jawaban sebelumnya dari sebuah kuis. Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik. Instruktur dapat membuat penilaian benar salah dan pertanyaan pilihan ganda secara otomatis, dan mengacak pertanyaan dari banyak pilihan, dengan boleh memilih pertanyaan-pertanyaan yang diperlukan untuk ditampilkan dari semua test yang telah diacak. Instruktur dapat mengeset tanggal dan waktu selama kapan siswa dapat mengakses suatu test. Instruktur dapat memberikan umpan balik secara individu, menilai ulang dari penilaian otomatis, dan membuatnya secara individu, unit tertentu, dan level tes suatu course. Instruktur dapat juga membuat pertanyaan survei. Sistem mendukung data analisis tes untuk setiap item individu test, untuk test individu dan untuk survei. Instruktur dapat membedakan bobot test. Format LaTeX dapat digunakan untuk membuat persamaan matematika. |
Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban
Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri. Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test. Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali. Sistem mendukung MathML editor sampai rumus matematika pada pertanyaan dan jawaban. Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik. |
Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban
Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri. Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test. Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali. Siswa dibolehkan untuk mereview kembali dimana siswa mencoba jawaban sebelumnya dari sebuah kuis. Sistem mendukung MathML editor sampai rumus matematika pada pertanyaan dan jawaban. Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik. Sistem mendukung pengawasan tes. Sistem mendukung protokol remote quiz yang mana memperbolehkan pertanyaan agar ditampilkan dan dinilai secara eksternal dari sistem melalui standar web service |
| 3 | Online Marking Tools | Instruktur(guru/dosen) dapat memberikan sebagian petunjuk untuk jawaban yang benar. Instruktur dapt melihat nilai, berdasarkan siswa, atau semua siswa pada semua test. Instruktur dapat menyerahkan segala respon untuk penilaian tugas dan tes. Instruktur dapat mengedit semua penilaian secara manual. Instruktur dapat membuat versi pembatas koma dari skor nilai untuk dieksport ke program spreadsheet eksternal. Instruktur dapat menyediakan umpan balik pada semua penugasan melalui links yang relevan ke isi course, dan melalui anotasi. | Instruktur(guru/dosen) dapat memilih untuk menilai setiap siswa pada semua pertanyaan atau menilai setiap pertanyaan untuk semua siswa.
Instruktur dapat memilih untuk mengevaluasi respon siswa tanpa nama. Instruktur dapat mengaktifkan penilaian siswa dan komentar yang dikirim ke siswa lain. |
|
| 4 | Online Gradebook | Instruktur (guru/dosen) dapat menambah penilaian pada tugas offline.
Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal. Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal. Instruktur dapat juga menambah test dan penugasan baik secara internal maupun eksternal. Skala penilaian sendiri dapat dibuat. Tes yang beragam dapat dikombinasikan untuk diintegrasikan agar lebih menarik dengan test utama. Pencocokan otomatis dapat dilakukan oleh seorang instruktur. |
Instruktur(guru/dosen) dapat menambahkan detil ke dalam buku penilaian pada kolom yang dikustomisasi.
Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal. Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal. |
Ketika seorang instruktur(guru/dosen) menambahkan penilaian pada suatu course, perangkat lunak secara otomatis menambahkan ke dalam buku penilaian.
Instruktur dapat menambah penilaian pada tugas offline. Instruktur dapat menambahkan detil ke dalam buku penilaian pada kolom yang dikustomisasi. Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal. Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal. |
| Pembuatan Konten | ||||
| 1 | Content Sharing/Reuse | Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.
Repositori dapat diseluruh sistem atau unit organisasi secara individu. Repositori mendukung IEEE LOM dan profil aplikasi metadata seperti, Dublin Core, Cancore, dan profil lainnya. Fitur repositori tersedia melalui perangkat lunak TILE, atau pengaya Equella pihak ketiga. |
Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.
File manager membolehkan pengguna untuk mengunggah dan berbagi berkas dengan yang lain. |
Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.
Repositori dapat diseluruh sistem atau unit organisasi secara individu. |
| 2 | Course Templates | Perangkat lunak mendukung untuk pembuatan template course standar.
Isi course dapat diunggah melalui file manager, bentuk yang diimport, atau dieksport, atau repositori objek pembelajaran, diimport secara langsung dari website melalui URL, atau diimport dari HTML editor. Instruktur dapat menggandakan dan memodifikasi template standar, atau membuat template baru. Instruktur dapat menambahkan juga, atau menghapus fungsi course dari template course. |
Sistem membolehkan administrator untuk menggunakan course yang sudah ada atau template yang telah tersedia sebagai awal dari course baru.
Isi dapat digandakan antar course. Suatu course dapat digunakan sebagai template untuk course selanjutnya. |
Perangkat lunak mendukung untuk pembuatan template course standar.
Isi course dapat diunggah melalui WebDAV. Sistem membolehkan administrator untuk menggunakan course yang sudah ada atau template yang telah tersedia sebagai awal dari course baru. |
| 3 | Customized Look and Feel | Sistem menyediakan template look and feel course.
Sistem menyediakan 5 template look and feel course standar, yang mana lainnya dapat juga diunduh dan dipasang. Institusional dapat membuat template look and feel sendiri. Institusional dapat menggunakan gambar institusional sendiri, header dan footer, pada semua course, atau setiap kategori course. Instruktur dapat merubah tab navigasi, ikon peralatan yang tersedia, dan urutan dari item menu pada suatu course. |
Instruktur(guru/dosen) dapat merubah susunan nama dan item menu dari suatu course.
Institusi dapat membuat template look and feel sendiri pada seluruh sistem, termasuk logo institusional mereka sendiri, header dan footer. Antarmuka dijalankan oleh template. Setiap user dapat menyusun ulang kotak-kotaknya melalui antarmuka sendiri. Professor dapat mengaktifkan/menonaktifkan fitur tertentu. |
Sistem menyediakan template look and feel course.
Instruktur(guru/dosen) dapat merubah ikon dan skema warna navigasi pada suatu course. Instruktur dapat merubah susunan nama dan item menu dari suatu course. Institusi dapat membuat template look and feel sendiri pada seluruh sistem, termasuk logo institusional mereka sendiri, header dan footer. Sistem dapat mendukung banyak institusi, departemen, sekolah atau unit organisasi lain dalam satu instalasi dimana setiap unit dapat menggunakan template look and feel sendiri sesuai kebutuhan seperti gambar institusional, header dan footer. |
| 4 | Instructional Design Tools | Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.
Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik. Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang. |
Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.
Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik. Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang. |
Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.
Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik. Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang. |
| Kebutuhan hardware/software | Semua client browser
Database : Mendukung MySQL Mendukung server UNIX Mendukung server Windows Persyaratan HTTP Web Server yang diperlukan. (Disarankan menggunakan Apache) PHP versi 4.3.0 + untuk ATutor 1.6.2 dan sebelumnya. ATutor memerlukan PHP 1.6.3 + 5.0.2 +. Zlib, MySQL, MBString harus diaktifkan (Curl juga harus diaktifkan untuk Social ATutor). MySQL : MySQL 4.1.10 +. Web Browser ATutor memanfaatkan banyak fitur HTML baru yang hanya didukung dalam browser Web ini. Disarankan untuk menggunakan browser terbaru. Versi terbaru FireFox 2 +, Opera 8 +, dan Microsoft Internet Explorer 7 + bekerja dengan baik dengan ATutor. |
Client browser (IE 6+, Firefox 2+, Safari, Opera)
Database : Sistem mendukung database MySQL. Sistem hanya membutuhkan 1 database dan dapat berjalan bersama dengan tabel dari aplikasi lain. Mendukung server UNIX Mendukung server Windows Kebutuhan minimal : MySQL 5 Apache 2.x PHP 5 |
Client browser
Database : Oracle MS SQL Server MySQL PostGreSQL Sistem hanya membutuhkan 1 database dan dapat berjalan bersama dengan tabel dari aplikasi lain. Mendukung server UNIX Mendukung server Windows Seperti XAMPP, WAMPP, dll Moodle dikembangkan dengan Apache, MySQL dan PHP. Telah diuji menggunakan Windows XP/2000/2003 (WAMP), Solaris 10 (Sparc dan x64), Mac OS X dan sistem operasi Netware 6. Dukungan untuk PostgreSQL, Oracle dan Microsoft SQL Server juga tersedia. Persyaratan untuk Moodle adalah sebagai berikut: Hardware Disk space: 160MB free (min). Memory: 256MB (min), 1GB (direkomendasikan). Perangkat lunak server web. Kebanyakan situs menggunakan Apache sebagai perangkat lunak server web. Bahasa skrip PHP. |
|
Lihat dokumen asli dengan mengeklik disini.
Oct/090
Perbandingan E-Learning
Hasil perbandingan e-learning :
| No | Fitur | ATutor | EFront | Moodle |
|---|---|---|---|---|
| Komunikasi | ||||
| 1 | Discussion Forum | Siswa dapat mengaktifkan atau menonaktifkan posting untuk dikirim ke email nya.
Diskusi dapat dilihat secara terurut. Posting dapat menyertakan URL, dan dapat berupa teks biasa atau teks berformat. Setiap subjek diskusi dapat diperluas dan dilipat untuk melihat daftar topik atau melihat seluruh percakapan dalam satu layar. Subjek diskusi dapat diurutkan berdasarkan penulis, topik, tanggal pengiriman, dan tingkat aktivitas. Siswa dapat mengaktifkan atau menonaktifkan notifikasi posting baru yang dikirim ke emailnya. Setiap subjek diskusi dapat dikunci oleh guru/dosen dalam membaca dan / atau menulis, atau dapat dilampirkan di bagian atas daftar subjek sehingga subjek diskusi yang dianggap penting berada diurutan pertama. Subjek diskusi yang aktif ditampilkan dekat di bagian atas daftar subjek diskusi. Seorang administrator dapat berbagi diskusi pada setiap course yang ada. |
Siswa dapat mengaktifkan atau menonaktifkan posting untuk dikirim ke email nya. | Siswa dapat mengaktifkan atau menonaktifkan posting untuk dikirim ke email mereka.
Siswa dapat menerima posting melalui email sebagai judul per subjek atau seluruh posting. Siswa dapat berlangganan ke forum RSS feed. Tersedianya fasilitas “spell-checker” untuk siswa dan guru/dosen. Dan masih banyak fitur-fitur dan konfigurasi lain yang tidak bisa disebutkan disini. |
| 2 | Discussion Management | Dapat berbagi diskusi antar course. | Guru/dosen dapat memberikan kewenangan kepada siswa untuk membuat kelompok diskusi sendiri.
Guru/dosen dapat mengatur moderator diskusi untuk menyaring semua posting yang dikirim. Posting dapat ditinjau ulang oleh siswa lain. Guru/dosen dapat melihat ringkasan statistik yang berpartisipasi dalam suatu diskusi untuk mendapatkan nilai. Dapat berbagi diskusi antar course. |
|
| 3 | File Exchange | Siswa dapat mengirimkan tugas dengan menggunakan drop box.
Siswa dapat berbagi isi folder pribadinya dengan siswa lain. Administrator dapat menentukan batasan ruang disk untuk setiap pengguna. Siswa dan guru/dosen dapat meng-upload file dalam banyak format dokumen untuk berbagi file dalam satu course atau satu grup. Siswa dapat berbagi konten dari folder pribadi mereka dengan siswa lain, dan dengan guru/dosennya. Siswa dapat mengirimkan tugas melalui drop box. |
Siswa dapat mengirimkan tugas dengan menggunakan drop box.
Siswa dapat berbagi isi folder pribadinya dengan siswa lain. Administrator dapat menentukan batasan ruang disk untuk setiap pengguna. |
Siswa dapat mengirimkan tugas dengan menggunakan drop box. |
| 4 | Internal Email | Siswa dapat menggunakan fungsi internal email untuk mengirimkan email ke individu atau kelompok.
Siswa dapat menggunakan fasilitas pencarian alamat email dalam address book. Guru/dosen dapat mengirimkan email ke seluruh kelas sekaligus pada satu alamat atau aliasnya. Siswa dapat memilih untuk meneruskan emailnya ke alamat eksternal. Siswa dapat menggunakan fitur email internal atau instan messaging untuk berkomunikasi dengan siswa yang telah terdaftar. |
Siswa dapat menggunakan fungsi internal email untuk mengirimkan email ke individu atau kelompok.
Siswa dapat menggunakan fasilitas pencarian alamat email dalam address book. Guru/dosen dapat mengirimkan email ke seluruh kelas sekaligus pada satu alamat atau aliasnya. Siswa dapat memilih untuk meneruskan emailnya ke alamat eksternal. |
Siswa dapat menggunakan fungsi internal email untuk mengirimkan email ke individu atau kelompok.
Siswa dapat menggunakan fasilitas pencarian alamat email dalam address book. Siswa dapat memilih untuk meneruskan emailnya ke alamat eksternal. |
| 5 | Online Journal/Notes | Siswa dapat menyimpan catatan sebagai catatan pribadi atau dapat dibagikan, menghubungkan dengan catatan pribadi atau dengan file yang dibagikan, dan mencetak catatan yang disusun sesuai dengan tugas siswa. Siswa dapat membuat catatan dalam sebuah jurnal dan dapat memilih sebagai catatan pribadi atau untuk dibagikan dengan guru/dosen mereka atau dengan siswa lain. | Siswa dapat melampirkan catatannya di halaman manapun.
Siswa dapat menggabungkan catatan mereka dengan isi course untuk membuat panduan belajar tercetak. |
|
| 6 | Real-time Chat | Fasilitas chat mendukung diskusi kelompok secara simultan dengan tidak terbatas.
Sistem membuat arsip log untuk semua ruang chat. |
Fasilitas chat mendukung diskusi kelompok secara simultan dengan tidak terbatas.
Sistem membuat arsip log untuk semua ruang chat. |
Fasilitas chat mendukung diskusi kelompok secara simultan dengan tidak terbatas.
Fasilitas chat mendukung diskusi kelompok secara simultan dan terbatas. Sistem membuat arsip log untuk semua ruang chat. Siswa dapat membuat ruang chat baru. Guru/dosen dapat melalukan moderasi dan menutup siswa dari ruang chatting. |
| Produktivitas | ||||
| 1 | Bookmarks | Siswa dapat membuat penunjuk untuk konten apapun pada materi dalam suatu kursus. | ||
| 2 | Calendar/Progress Review | Tersedia sebagai pengaya (add-on) pihak ketiga, yaitu Google Calendar | Guru/dosen dan siswa dapat memposting suatu event di kalender.
Instruktur dapat memposting pengumuman ke halaman pengumuman course. Siswa memiliki halaman pribadi yang berisi daftar semua mata kuliah di mana mahasiswa terdaftar, email baru dan semua program studi dan seluruh sistem aktivitas dari kalender pribadi mereka. Mahasiswa dapat melihat nilai-nilai mereka pada penyelesaian tugas, total poin, tingkat course, dan membandingkan nilai-nilai mereka terhadap kinerja course yang diikuti. |
Guru/dosen dan siswa dapat memposting suatu event di kalender.
Instruktur dapat memposting pengumuman ke halaman pengumuman course. Siswa memiliki halaman pribadi yang berisi daftar semua mata kuliah di mana mahasiswa terdaftar, email baru dan semua program studi dan seluruh sistem aktivitas dari kalender pribadi mereka. Siswa dapat berlangganan RSS feed untuk pemberitahuan tentang perubahan materi. |
| 3 | Searching Within Course | Siswa dapat mencari semua isi kursus.
Siswa dapat mencari semua subjek diskusi. Siswa dapat menggunakan kata kunci untuk mencari satu saja, semua program studi mereka, atau semua kursus yang tersedia. |
Siswa dapat mencari semua isi kursus.
Siswa dapat mencari semua subjek diskusi. |
Siswa dapat mencari semua subjek diskusi.
Siswa dapat mencari suatu chatting atau kelas virtual yang terekam. |
| 4 | Work Offline/Synchronize | Mahasiswa dapat mengkompilasi dan mengunduh konten untuk seluruh course ke format yang dapat dicetak atau disimpan secara lokal.
Siswa dapat mengunduh isi course dan isi diskusi kelompok melalui PDA Siswa dapat mengkompilasi sebagian isi course yang dipilih, atau keseluruhan course, dalam paket yang dapat didownload agar dapat dilihat secara offline dengan disertai penglihat isi (viewer). Saat masuk kembali dalam suatu course, siswa diberikan pilihan untuk mengulang kembali halaman yang sebelumnya dilihat. Guru/dosen dapat merekam sesi secara sinkron jadi siswa dapat melihat kembali secara tidak sinkron di lain waktu. |
Mahasiswa dapat mengkompilasi dan mengunduh konten untuk seluruh course ke format yang dapat dicetak atau disimpan secara lokal.
Konten dapat diekspor atau dicetak |
|
| 5 | Orientation/Help | Siswa dapat mengakses kata-kata yang terkait menggunakan berbagai macam cara.
Banyak dokumentasi yang tersedia di Handbook Atutor, termasuk didalam setiap distribusinya. Banyak sekali jenis media dokumentasi yang dapat ditemukan di situs dokumentasi pengembang atau wiki. |
Sistem menyediakan tutorial online untuk siswa yang akan membantu siswa bagaimana caranya untuk menggunakan sistem tersebut. | Siswa dapat mengakses kata-kata yang terkait menggunakan berbagai macam cara.
Sistem menyediakan tutorial online untuk siswa yang akan membantu siswa bagaimana caranya untuk menggunakan sistem tersebut. |