Learn More Ingin tahu kok dikasih tempe


28
Jul/09
0

Metodologi User Centered Design

Dalam mengembangkan suatu software, seorang developer harus menggunakan suatu metodologi yang efektif agar software yang akan ia buat dapat digunakan dengan nyaman oleh para pengguna. Metodologi UCD adalah metodologi yang mendekatkan kepada kehendak user/pengguna. Ini dimaksudkan agar suatu pengembangan software sesuai dengan apa yang dihendaki oleh pengguna.

Metodologi pengembangan software muncul karena beberapa alasan, diantaranya :

  • Sulit dalam memprediksi kebutuhan suatu software yang akan dibuat karena kebutuhan suatu user/pengguna yang selalu berubah-ubah dan bertambah.
  • Kesulitan dalam mendefinisikan kebutuhan suatu pengguna agar dapat diterapkan dalam suatu software.
  • Tuntutan lingkungan yang selalu berubah-ubah.

Masing-masing pengguna akan memberikan penilaian tersendiri terhadap suatu software. Terkadang software yang telah dibuat oleh programmer belum tentu  memenuhi semua keinginan pengguna.  Pengembangan software diperlukan agar suatu software secara terus menerus sesuai dengan keinginan pengguna.

Para pengembang software hanya mengembangkan software dengan keinginan pengguna yang dapat dibuat. Sedangkan keinginan pengguna yang belum dapat dikerjakan akan dikerjakan bersama-sama dengan developer lain.

Perkembangan jaman khususnya dalam bidang TI, banyak membuat keinginan pengguna bertambah. Seperti dijelaskan di atas, belum tentu dari sekian banyak kenginan dari pengguna diimplementasikan oleh developer.

Sedangkan menurut Kent Beck pengembangan software yang menggunakan metode user centered design digunakan karena beberapa alasan :

  1. Kemampuan software dalam berinteraksi lebih diutamakan daripada proses program yang terjadi.
  2. Hasil yang akan dicapai software (working) lebih diutamakan daripada hanya hanya sekedar dokumentasi.
  3. Lebih mengutamakan kerjasama dengan user.
  4. Banyak memberikan suatu respon dari user daripada mengikuti rencana (awal) pengembangan.

Sehingga, pada metodologi user centered design peran user dalam membangun software dengan developer sangat penting. Respon-respon yang berasal dari user dapat ditanggapi dengan cepat.

Dalam suatu pengembangan software, khususnya desktop application hal yang sangat penting adalah sebuah antar muka (pengguna interface) yang interaktif dan menarik. Seorang pengguna, apalagi adalah pengguna pemula, akan sangat tertarik untuk menggunakan suatu aplikasi jika aplikasi tersebut memiliki tampilan yang menarik dan tata letak yang sesuai.

Pada metodologi user centered design peran user dalam membangun software dengan developer sangat penting. Respon-respon yang berasal dari user dapat ditanggapi dengan cepat.

Dalam proses pengembangan desain dan aplikasi akan dipilih pendekatan desain yang sesuai dengan hasil evaluasi hasil penelitian aspek manusia, diantaranya teknik analisis desain dan desain grafis. Kemudian akan dilakukan evaluasi desain baik dari segi usable dan produktifnya, yang selanjutnya diimplementasikan desain tersebut ke dalam prototype.

Sedangkan dalam perancangan desain dapat dilakukan dengan menggunakan sketsa pada media kertas, software GUI, dengan menuliskan secara tekstual maupun menggunakan piranti CASE (Computer Aided Software Engineering). Pendekatan dalam mendesain suatu rancangan software dengan menggunakan user centered design akan sangat membantu sekali dalam men-develop suatu software, khususnya dalam pembuatan suatu software yang berguna untuk tujuan khusus.

Dalam langkah awal pendesainan suatu software biasanya berasal dari desain konseptual yang berasal dari user. Dengan adanya desain konseptual, developer dapat mengimplementasikan ke dalam bahasa perintah, yang kemudian developer juga membuat timbal baliknya dari proses yang dilakukan oleh software tersebut. Dalam tampilan informasi, dengan adanya user centered design, informasi yang ditampilkan dapat mudah dipahami oleh user karena dibuat dengan tujuan yang lebih user friendly.

Untuk urutan dalam perancangan, salah satunya berupa perancangan dialog, dapat dilakukan dengan sebagai berikut :

  1. Pemilihan ragam dialog
  2. Perancangan struktur dialog
  3. Perancangan format pesan

Yang tak boleh terlupakan oleh seorang developer yaitu dalam penanganan kesalahan yang dapat dilakukan dengan validasi, proteksi, pemulihan kesalahan dan atau penampilan pesan kesalahan. Hal lainnya dalam mendesain suatu software yaitu perancangan struktur data dan perancangan tampilan teks maupun grafis.

-- Unduh dokumen asli --

Sumber :

Mazirwan. (2008). Metode Tangkas Dalam Pengembangan Software. Diambil tanggal 15 Maret 2009 dari http://mazirwan.blogspot.com/2008/02/metodologi-tangkas-dalam-pengembangan.html

Tinchan SK. (2007). Pertemuan V – Perancangan Tampilan (desain). Diambil tanggal 15 Maret 2009 dari http://www.geocities.com/tin_chan_sk/IMK_pert05.htm

Disusun oleh: Fahmi Nurwidyanto, Taufik Fahrudin, Dhimas Hari Trenggono, Hermawan Adhi Saputra, Batara Risdanto; Dalam tugas "MATA KULIAH INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER"; Dengan judul "METODOLOGI USER CENTERED DESIGN"; FAKULTAS TEKNIK - UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA (2009)