Aug/092
Soal Pilihan Ganda
Pilihan Ganda Biasa
1. Perangkat lunak yang berfungsi menjembatani manusia dan komputer dalam hal instruksi atau perintah disebut . . . .
a. terminal
b. sistem operasi
c. software aplikasi
d. antivirus
e. periferal
2. Central Processing Unit atau CPU menerima arus listrik melalui sebuah komponen yang disebut . . . .
a. processor
b. floppy
c. power supply
d. DVD ROM
e. port serial
3. Port yang dapat menghubungkan CPU dengan mouse disebut . . . .
a. port VGA
b. power supply
c. floppy
d. port PS/2
e. port Firewire
4. Perangkat komputer memerlukan sebuah perangkat lunak (program) untuk mengatur konektifitas antar perangkat keras yang ada dalam komputer. Perangkat lunak semacam itu disebut . . . .
a. terminal
b. sistem operasi
c. low level language
d. high level language
e. hibernate
5. Mengaktifkan ulang komputer yang awalnya sudah aktif disebut . . . .
a. shutdown
b. command line interface
c. restart
d. cold booting
e. Linux
Pilihan Ganda Analisis Kasus
1. Bagian depan kotak CPU digunakan untuk menempatkan tombol power, tombol reset, dan tempat pembaca CD/DVD atau disket. Bagian belakang kotak CPU digunakan untuk menempatkan berbagai jenis port. Port adalah colokan yang menghubungkan komputer dengan….
a. Software
b. Periferal
c. DVD-ROM
d. Aplikasi
e. Database
2. Ada dua colokan yang terdapat pada bagian luar power supply. Colokan pertama merupakan colokan untuk kabel yang terhubung ke sumber arus listrik di rumah kita. Colokan kedua merupakan colokan yang terhubung ke monitor. Akan tetapi, tidak semua power supplymenyediakan arus listrik untuk monitor. Pada power supply yang tidak memiliki colokan kabel untuk monitor, monitor mengambil listrik dari….
a. Modem
b. VGA
c. Sumber Listrik langsung
d. UPS
e. Aki
3. Port USB (Universal Serial Bus), yaitu port universal yang dapat menghubungkan berbagai peralatan ke komputer. Dewasa ini, port USB merupakan port yang banyak terdapat dalam sistem komputer. Perangkat yang dapat dihubungkan ke komputer melalui port USB antara lain kecuali….
a. Keyboard
b. Mouse
c. Printer
d. Flashdisk
e. Monitor
4. Port jaringan, yaitu port yang berfungsi menghubungkan komputer ke jaringan komputer. Ada dua jenis port jaringan yang biasanya terpasang pada komputer, yakni….
a. RJ-45 dan RJ-54
b. RJ-11 dan RJ-54
c. RJ-45 dan RJ-11
d. Modem dan LAN
e. USB dan serial
5. Bagian belakang kotak CPU digunakan untuk menempatkan berbagai jenis port dan colokan yang menghubungkan komputer dengan berbagai macam periferal. Salah satunya yaitu Port ekspansi, yaitu port untuk menambahkan perangkat-perangkat….
a. TV tuner
b. Mouse
c. Keyboard
d. Printer
e. Harddisk
Pilihan Ganda Analisis Hubungan Antar Hal
Opsi
a. Jika kedua pernyataan benar dan keduanya ada hubungan sebab akibat
b. Jika kedua pernyataan benar dan keduanya tidak ada hubungan sebab akibat
c. Jika salah satu dari kedua pernyataan salah
d. Jika kedua pernyataan salah
1. Pengenalan komputer bertujuan agar user atau pengguna komputer dapat menggunakan atau mengoperasikan komputer sesuai dengan prosedur
Sebab
Setelah diperkenalkan, pengguna komputer dapat bekerja secara efektif dan sistem komputer yang digunakan pun terawat secara optimal
2. Bagian paling penting pada sistem komputer adalah CPU (Central Processing Unit)
Sebab
CPU digunakan dalam proses pencetakan berkas.
3. Pada bagian belakang komputer, terdapat port paralel yang digunakan untuk colokan mouse
Sebab
Port paralel adalah port yang paling sering digunakan, khususnya untuk mouse dan keyboard.
4. Jika port paralel disediakan kemungkinan besar port paralel tidak tersedia
Sebab
Port serial maupun port paralel dahulu sering digunakan untuk transfer data.
5. Drive CD-ROM dapat digunakan untuk membaca kepingan CD
Sebab
Drive DVD-ROM digunakan untuk membaca kepingan DVD
Soal pilihan ganda kompleks
Opsi
a. Bila 1,2,3 benar
b. Bila 1 dan 3 benar
c. Bila 2 dan 4 benar
d. Bila 4 saja yang benar
e. Bila semua benar
1. Pencarian data pada tabel dapat dilakukan dengan cara…
1. Find
2. Filter excluding selection
3. Filter by selection
4. Filter by form
2. Data report dapat bersumber dari
1. Sebuah tabel
2. Form
3. Queri
4. Sub form
3. Bagian yang berkaitan dengan perancangan form adalah
1. Field list
2. Toolbox
3. Properties
4. Detail
4. Objek database yang memungkinkan untuk penghapusan record adalah
1. Report
2. Table
3. Queri
4. Form
5. Objek database yang memungkinkan penambahan record adalah
1. Table
2. Report
3. Form
4. Query
Pilihan ganda
1.

Gambar 1
menunjukkan port
a. USB
b. PS/2
c. Paralel
d. Serial
e. Firewire
2.

Gambar 2
digunakan untuk…
a. Mouse
b. Keyboard
c. Monitor
d. Power supply
e. Data storage
3.

Gambar 3
adalah port…
a. USB
b. PS/2
c. Paralel
d. Serial
e. Firewire
4.

Gambar 4
adalah port
a. USB
b. PS/2
c. Paralel
d. Serial
e. Firewire
5.

Gambar 5
adalah contoh tampilan pada
a. Windows
b. Linux
c. Mac os
d. Windows Server
e. Win 95
Aug/090
Laporan Penelitian
“Laporan Penelitian Studi Efektifitas Pembimbingan Penulisan Karya Ilmiah Online Bagi Guru” Oleh Herman Dwi Surjono, Ph.D., dkk.
Rumusan Permasalahan
Rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
- Bagaimana deskripsi sistem pembimbingan KTI online Ditjen PMPTK?
- Bagaimana strategi pembimbingan yang diterapkan dalam sistem tersebut?
- Bagaimana aktivitas pembimbingan yang telah berlangsung?
- Apa hambatan dosen pembimbing dalam melaksanakan pembimbingan?
- Seberapa jauh efektivitas (ketercapaian tujuan) program pembimbingan tersebut?
Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
- Untuk mengetahui deskripsi sistem pembimbingan KTI online Ditjen PMPTK.
- Untuk mengetahui strategi pembimbingan yang diterapkan dalam sistem tersebut.
- Untuk mengetahui aktivitas pembimbingan yang telah berlangsung.
- Untuk mengetahui hambatan dosen pembimbing dalam melaksanakan pembimbingan.
- Untuk mengetahui efektivitas (tingkat ketercapaian tujuan) program pembimbingan.
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini berguna sebagai bahan masukan Direktorat Profesi Pendidik Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas RI
Aug/092
Korelasi Sebab Akibat
“Pengaruh besarnya bandwith internet terhadap proses kegiatan praktikum”
Dalam kegiatan suatu praktikum tertentu, semakin besarnya kapasitas bandwith internet dapat mempermudah mahasiswa dalam menyelesaikan kegiatan praktikumnya.
“Ketersediaan fasilitas laboratorium dalam mendukung keberhasilan kegiatan praktikum”
Semakin lengkap fasilitas yang disediakan di lingkungan laboratorium akan sangat besar dampaknya terhadap proses keberhasilan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan suatu praktikum.
Aug/090
Panduan Proposal KP
Secara umum proposal kegiatan Praktik Industri / Kerja Praktik yang diajukan sebagai berikut :
Judul Proposal
Judul proposal merupakan kegiatan Praktik Industri di industri yang dituju, misalnya Proposal Praktik Industri Mahasiswa FT Universitas Negeri Yogyakarta di PT. Timor Putra Nasional – Cikampek, Jawa Barat
Latar Belakang
Latar belakang cukup tiga alinea saja. Alinea pertama berisi ungkapan keharusan melaksanakan program Praktik Industri bagi mahasiswa. Alinea kedua berisi alasan pemilihan industri dan keterkaitan dengan program studi mahasiswa, dan alinea ketiga berisi manfaat apabila kegiatan Praktik Industri dapat dilangsungkan di industri yang diinginkan.
Tujuan
Dalam tujuan diuraikan secara jelas dan singkat yang menyiratkan tempat dan bagian pada industri tersebut akan digunakan untuk tempat Praktik Industri. Bila perlu diuraikan pula detail kerja atau proses kerja yang akan diambil sebagai kegiatan khusus selama melaksanakan Praktik Industri. Misalnya secara singkat bagian yang diambil adalah pelaksanaan proses industri tepung terigu, sedangkan kegiatan khususnya adalah sistem kendali atau otomasi pengepakannya. Pada tujuan ini mahasiswa harus memilih bagian dan kasus yang relevan dengan program studi atau keahlian khusus yang telah dimiliki mahasiswa. Hal ini untuk memudahkan pelaksanaan Praktik Industri itu sendiri, jangan sampai pemilihan bagian ini akan menyulitkan mahasiswa karena tugas yang diberikan industri menyimpang atau mahasiswa kurang menguasai pengetahuan pada bidang tersebut.
Waktu
Waktu merupakan jangka waktu yang dihitung dalam satu satuan bulan, karena kebiasaan industri waktu yang disediakan untuk kegiatan Praktik Industri atau sejenisnya dihitung berdasarkan bulan. Dalam proposal nantinya disebutkan sekian bulan dari tanggal awal pelaksanaan sampai akhir pelaksanaan. Kendati waktu telah ditentukan sendiri oleh mahasiswa, ada kalanya industri mengganti tanggal tersebut karena disesuaikan dengan jadwal yang telah mereka buat. Untuk itu informasi tentang industri yang diinginkan sangat perlu diketahui sebelum mengajukan permohonan Praktik Industri.
Peserta
Nama peserta, jumlah dan spesialisasi sesuai dengan program studinya dinyatakan dengan jelas. Bila perlu disertai prestasi atau kegiatan lain yang pernah dilaksanakan untuk menunjang kompetensi mahasiswa.
Bagian Penutup
Pada bagian ini diisi oleh harapan, manfaat, dan ucapan terima kasih apabila industri berkenan menerima mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan Praktik Industri dan ditutup dengan tanda tangan peserta, dosen pembimbing, dan koordinator Praktik Industri jurusan.
Lampiran
Sesuai dengan permintaan beberapa industri, setiap proposal mohon dilampiri transkrip nilai sampai dengan semester yang diambil, piagam penghargaan, dan keterangan lain yang dapat menunjang kompetensi mahasiswa.
Dalam penyusunan proposal Praktik Industri, mahasiswa sebaiknya perlu mengetahui secara umum industri yang akan dituju dan berkonsultasi dengan koordinator Praktik Industri jurusan masing-masing. Jumlah lembar proposal seringkas mungkin dengan lebih menonjolkan pada aspek tujuan dan waktu yang diinginkan.
Aug/090
Pertanyaan Ranah Kognitif
Dibawah ini merupakan contoh-contoh pertanyaan yang berhubungan dengan ranah/domain kognitif menurut Bloom
Pengetahuan
Berisikan kemampuan untuk mengenali dan mengingat peristilahan, definisi, fakta-fakta, gagasan, pola, urutan, metodologi, prinsip dasar, dsb. Sebagai contoh, ketika diminta menjelaskan manajemen kualitas, orang yg berada di level ini bisa menguraikan dengan baik definisi dari kualitas, karakteristik produk yang berkualitas, standar kualitas minimum untuk produk, dan sebagainya.
- Apakah Internet Service Provider (ISP) Itu ?
- Apakah yang dimaksud dengan Intranet ?
- Negara mana yang memiliki persentase pengguna internet tertinggi?
- Apa itu ARPANET?
- Siapakah J.C.R. Licklider?
Pemahaman
Dikenali dari kemampuan untuk membaca dan memahami gambaran, laporan, tabel, diagram, arahan, peraturan, dsb. Sebagai contoh, orang di level ini bisa memahami apa yg diuraikan dalam fish bone diagram, pareto chart, dan sebagainya.
- Gambarkan proses pengiriman data dari computer satu ke computer yang lain?
- Jelaskan topologi jaringan bus?
- Jelaskan bagian-bagian dari lapisan OSI?
- Bagaimanakah bentuk jaringan hybrid?
- Jelaskan perbedaan antara OSI dan TCP/IP?
Aplikasi
Di tingkat ini, seseorang memiliki kemampuan untuk menerapkan gagasan, prosedur, metode, rumus, teori, dsb di dalam kondisi kerja. Sebagai contoh, ketika diberi informasi tentang penyebab meningkatnya reject di produksi, seseorang yg berada di tingkat aplikasi akan mampu merangkum dan menggambarkan penyebab turunnya kualitas dalam bentuk fish bone diagram atau pareto chart.
- Bagaimanakah membentuk jaringan yang baik?
- Apa yang harus dilakukan dalam perakitan computer?
- Bagaimanakah metode-metode dalam rekayasa perangkat lunak?
- Bagaimanakah cara menghitung efisiensi jaringan network?
- Bagaimana teori penyambungan jaringan komputer?
Analisis
Di tingkat analisis, seseorang akan mampu menganalisa informasi yang masuk dan membagi-bagi atau menstrukturkan informasi ke dalam bagian yang lebih kecil untuk mengenali pola atau hubungannya, dan mampu mengenali serta membedakan faktor penyebab dan akibat dari sebuah skenario yg rumit. Sebagai contoh, di level ini seseorang akan mampu memilah-milah penyebab meningkatnya reject, membanding-bandingkan tingkat keparahan dari setiap penyebab, dan menggolongkan setiap penyebab ke dalam tingkat keparahan yg ditimbulkan.
- Bagaimanakah membentuk jaringan yang baik?
- Apa yang harus dilakukan dalam perakitan computer?
- Bagaimanakah metode-metode dalam rekayasa perangkat lunak?
- Bagaimanakah cara menghitung efisiensi jaringan network?
- Bagaimana teori penyambungan jaringan komputer?
Sintesis
Satu tingkat di atas analisa, seseorang di tingkat sintesa akan mampu menjelaskan struktur atau pola dari sebuah skenario yang sebelumnya tidak terlihat, dan mampu mengenali data atau informasi yang harus didapat untuk menghasilkan solusi yg dibutuhkan. Sebagai contoh, di tingkat ini seorang manajer kualitas mampu memberikan solusi untuk menurunkan tingkat reject di produksi berdasarkan pengamatannya terhadap semua penyebab turunnya kualitas produk.
- Apa yang harus dilakukan jika komputer hang?
- Jelaskan secara terperinci mengenai jaringan di warnet?
- Bagaimana cara mengkoneksikan ke jaringan internet?
- Bagaimanakah membuat jaringan yang baik dalam skala besar?
- Solusi apakah yang baik untuk mengatasi masalah kesalahan pengiriman data?
Evaluasi
Dikenali dari kemampuan untuk memberikan penilaian terhadap solusi, gagasan, metodologi, dsb dengan menggunakan kriteria yang cocok atau standar yg ada untuk memastikan nilai efektivitas atau manfaatnya. Sebagai contoh, di tingkat ini seorang manajer kualitas harus mampu menilai alternatif solusi yg sesuai untuk dijalankan berdasarkan efektivitas, urgensi, nilai manfaat, nilai ekonomis, dan sebagainya.
- Menurut anda, bagaimanakah jaringan internet di Indonesia ini?
- Apakah baik jika jaringan di warnet menggunakan topologi bus ? coba jelaskan!
- Dalam jaringan hybrid, sebuah kegagalan peralatan jaringan akan sedikit berpengaruh terhadap jaringan lain, apakah benar? Jelaskan!
- Bagaimanakah solusi terbaik untuk mengatasi masalah bottle neck pada jaringan komputer?
- Bagaimanakah pendapat anda mengenai manajemen pada jaringan puskom? Coba jelaskan pendapat anda beserta solusinya!
Sumber definisi diambil dari id.wikipedia.org
Aug/090
Rumusan Masalah
Penentuan topik adalah tahap awal dalam proses penelitian atau penyusunan karya ilmiah. Topik yang masih bersifat awal tersebut kemudian difokuskan dengan cara membuatnya lebih sempit cakupannya atau lebih luas cakupannya. Ketika cakupannya sudah sesuai, kemudian permasalahan dapat ditentukan. Permasalahan dapat berupa pertanyaan yang kemudian analisis atau pernyataan argumentasi yang merupakan penjabaran bukti berdasarkan analisis.
Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan untuk menemukan permasalahan dari topik karya ilmiah yang sudah siap.
Tentukan tipe karya ilmiah
Berikut ini beberapa tipe karya ilmiah :
- ANALISIS melihat apa yang dibalik permukaan materi: melihat hubungan antar bagian dan keseluruhan, mengenali hubungan antara sebab-akibat, mencari hal-hal penting, mempertanyakan suatu validitas. Kata tanya yang digunakan BAGAIMANA, atau APA.Kalimat tanya yang dibentuk bukanlah kalimat tanya yang tertutup atau hanya membutuhkan jawaban “ya” atau “tidak”. Kalimat tanya yang dibentuk membutuhkan penjabaran dalam menjawabnya. Penjabaran itulah yang kemudian menjadi karya ilmiah yang disusun dalam bab-bab yang berurutan dan saling berhubungan.
Contoh rumusan masalah :
- Bagaimana Metadata Dublin Core yang memiliki 15 elemen mampu mengklasifikasikan informasi berbentuk image, audio dan video?
- Bagaimana data ciri khas masing-masing informasi tersebut dapat diadaptasi oleh Metadata Dublin Core?
- Apa faktor-faktor dalam metode Winter yang menyebabkan perubahan nilai produksi barang tertentu?
- Bagaimana menghasilkan trend prestasi akademik dari setiap angkatan mahasiswa berdasarkan hasil test masuk?
- PERBANDINGAN berarti mencari perbedaan dan persamaan. Aspek yang dibandingkan disiapkan dan digunakan untuk menyusun penulisan.
Contoh :
- Bandingkan performa akses ke digital library dengan repository terpusat di satu server dengan kapasitas besar, dengan akses ke digital library dengan repository terdistribusi dengan kapasitas sedang. Perbandingan yang dapat dilihat dari kecepatan akses, macam standar yang diperlukan, prosedur update data, prosedur pemeliharaan, keamanan data dll.
- Bandingkan alternatif pendukung keputusan tentang banyak barang yang diproduksi berdasarkan metode X dan metode Y dengan parameter jenis barang, dan jumlah barang.
- Bandingkan ketepatan dokumen hasil pencarian dengan metode X dan Y berdasarkan faktor-faktor: jumlah istilah, bobot istilah dan kecepatan proses.
- ARGUMENTASI (setuju atau tidak setuju) meminta kita berada di satu sisi
berdasarkan analisis dari bukti-bukti yang kuat dan alasan yang jelas dan dapat diterima. Pada dasarnya hanya ada dua tipe dari 3 tipe yang dijelaskan di atas yaitu tipe analisis dan argumentasi. Tipe perbandingan termasuk dalam tipe analisis karena melakukan analisis terhadap 2 hal yang dibandingkan.
Siapkan sumber informasi
Ketika permasalahan sudah ditentukan dan jelas, maka sumber informasi dapat mulai dicari. Sumber informasi yang tersedia dalam suatu institusi akademik adalah :
- buku pegangan kuliah yang digunakan para dosen untuk mengajar. Sifat buku ini biasanya berisi teori dan latihan. Buku ini cocok untuk pengajaran dan dasar dari teori-teori yang sedang dipelajari.
- buku umum referensi seperti ensiklopedia dan kamus bidang ilmu tertentu yang digunakan untuk mengenalkan hal-hal dasar. Cocok untuk mahasiswa pemula.
- jurnal ilmiah digunakan untuk mendapatkan pengembangan terbaru dalam bidang ilmu tertentu dan sangat cocok untuk menjadi referensi karya ilmiah. Jurnal ilmiah dapat dalam bentu cetak maupun digital (database online).
- sumber informasi di Internet berupa situs-situs yang sesuai dengan bidang ilmu. Sifat informasi beragam dalam waktu dan ketepatan. Sumber informasi perlu verifikasi sebelum digunakan.
- Data statistik dan data-data dari pemerintah dapat didapatkan secara online seperti misalnya pada situs Badan Statistik Nasional. Perkembangan daerah-daerah tertentu atau negara tertentu dapat dipantau dari situs resmi pemerintah terkait.
- Sumber informasi lain adalah hasil wawancara dan hasil observasi dari mahasiswa yang berkaitan dengan karya yang sedang dikerjakan.
Semua sumber informasi di atas dapat digunakan. Beberapa sumber informasi yang tidak direkomendasikan sebagai referensi dalam penulisan karya ilmiah adalah majalah populer dan catatan/bahan ajar dosen.
Kumpulkan beberapa buku, artikel, buku referensi atau apapun yang ditemukan dan baca beberapa halaman pada bahasan-bahasan yang tepat. Hindari untuk berusaha membaca 1 atau lebih bab penuh, karena akan membuat terbeban berat. Untuk mencari informasi dari buku-buku beberapa hal yang membantu untuk pencarian informasi secara efektif adalah:
- baca daftar isi dan temukan beberapa istilah yang berkaitan dengan topik
- baca halaman pengantar untuk mengetahui isi singkat buku dan tingkat pembaca yang dituju
- cari istilah-istilah kunci dalam topik di indeks
Jika menemukan istilah atau bahasan yang terkait dengan topik, bacalah pada halaman yang membahas istilah tersebut. Jika sesuai teruskan, jika tidak carilah pada bagian lain, atau pada buku lain.
Untuk penggunaan koleksi karya ilmiah seperti jurnal, prosiding, atau laporan penelitian, abstrak karya ilmiah tersebut menjadi bagian pertama untuk dibaca. Abstrak memberikan gambaran singkat dari isi karya ilmiah. Dari abstrak, pembaca dapat menentukan apakah isi artikel tersebut mendukung/sesuai atau tidak.
Dengan mendapatkan beberapa materi pendukung, atau sumber informasi sesuai dengan topik, maka topik tersebut akan dapat dikembangkan, permasalahan yang menarik untuk dibahas akan muncul, dan ide-ide yang belum terpikirkan sebelumnya dapat dilengkapi.
Menyempitkan atau memperluas topik
Seringkali kita mendapati bahwa topik yang dipilih masih terlalu sempit artinya sumber informasi yang ditemukan sangat terbatas, ukuran karya ilmiah yang akan dihasilkan tidak mencukupi standar yang ditentukan (jumlah halaman misalnya), atau terlalu luas karena sumber informasi terlalu banyak sehingga perlu dipersempit cakupannya sampai sumber informasi yang digunakan cukup, misalnya 5 dari 25 sumber informasi. Menyempitkan atau memperluas juga diperlukan berkenaan dengan popularitas dari topik tersebut, jika topik sudah banyak dibahas dan diteliti, maka perlu perbaikan sehingga menghasilkan topik yang punya fokus khusus dari topik tersebut.
Contoh Topik:
- Datawarehousing dalam industri
- Keamanan data di Internet
- Database terdistribusi
- Pengenalan Pola untuk Pengambilan Keputusan
menyempitkan (narrowing)
menggunakan journalist’s questions untuk mendapatkan aspek lain dari hal yang luas tadi. Misalnya: Datawarehousing.
What : Apa dari datawarehousing yang dapat dianalisis? Strukturnya, algoritmanya
When : Pada saat proses apa dalam datawarehousing yang dapat dibahas? Akses, pencarian pada datawarehousing.
Who : jenis perusahaan, jenis data yang mana cocok menggunakan datawarehousing?
Where : dimana inti dari datawarehousing?
Why : mengapa ada datawarehousing, mengapa perlu?
How : bagaimana hubungan datawarehousing dengan data mining? Dengan DSS? Dengan SIM?
memperluas (broadening)
Cari hubungan topik dengan hal lain yang berada di sekitar topik yang dipilih.
Permasalahan (thesis statement or research question)
Dari jenis karya ilmiah yang ditetapkan dapat ditentukan beberapa hal:
argumentasi/thesis
- intinya pada pernyataan berdasarkan analisis dan bersifat argumentasi
- menyatakan apa pilihan/cara yang terbaik/tercepat/ paling tepat didasari pada hasil analisis
- pernyataan yang meyakinkan dengan didukung bukti dari hasil analisis
- menjawab pertanyaan “APA” dan “MENGAPA” dalam rangka membuktikan bahwa apa yang dinyatakan itu benar
- berada pada salah satu sisi dari topik
- pernyataan harus lolos uji “SO WHAT”, artinya pernyataan tersebut dianggap penting, menarik dan layak untuk diperdebatkan
- sifatnya terfokus dan sempit
Contoh : Metode Winter menghasilkan dukungan pengambilan keputusan untuk penentuan produksi barang musiman dengan ketepatan lebih dari 75%.
analisis
- intinya pada pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang akan diteliti, dicari jawabannya atau didapatkan solusinya
- mencari kemungkinan-kemungkinan pilihan/cara yang terbaik/tercepat/paling
- dapat diperoleh dengan menggunakan journalist’s questions untuk mendapatkan pertanyaan yang menarik dan layak untuk dianalis
- pertanyaan lolos uji “SO WHAT”, artinya pertanyaan tersebut akan menghasilkan jawaban yang layak dianalisis, dan menghasilkan temuan baru atau lain
- sifatnya luas, fokus pada beberapa hal
Maka pada intinya: thesis/argumentasi adalah salah satu kemungkinan/jawaban untuk menjawab. Contoh dari bentuk rumusan masalah yang bersifat analisis adalah: Bagaimana menentukan trend peningkatan jumlah konsumen dengan metode market basket analysis.
The "So What?" Test
Ketika merencanakan untuk menulis, hal yang penting untuk diperhatikan adalah:
- usahakan/cari/pilih topik yang pantas untuk diperdebatkan atau untuk digali lagi.
- Permasalahan atau argumentasi yang disajikan masih populer, menarik untuk dibahas atau kontroversial.
- Selalu bertanya :” SO WHAT” (apa pentingnya topik ini?) atau “WHO CARES” (siapa akan tertarik/peduli?)
Contoh topik:
- Teknologi SMS
- Image 2 dimensi
- Distributed database pada digital library
- Parking lot detection dengan infrared
- Car ID recognition
Mana yang kira-kira menarik untuk ditulis/dibahas/didiskusikan? Dan mana yang kurang menarik? Coba cek topik yang dipilih? Apakah cukup up to date untuk dibahas/ditulis?
Buatlah topik lebih sempit atau lebih luas kemudian menentukan permasalahan untuk karya ilmiah argumentasi atau karya ilmiah analisis.
Lakukan uji “SO WHAT” pada setiap pernyataan argumentasi atau pertanyaan yang akan diteliti.
Aug/090
Proposal Penelitian
Sebelum memulai penulisan karya ilmiah, hal-hal yang perlu disiapkan adalah topik tulisan yang sudah jelas, perumusan masalah (research question / thesis statement) yang pasti, dan sumber-sumber informasi yang menunjang. Dengan berbekal 3 hal tersebut, proposal disusun untuk memberikan gambaran awal dari tulisan karya ilmiah atau penelitian yang akan dibuat/disusun.
Format proposal
Proposal merupakan gambaran awal dari penelitian atau tulisan karya ilmiah yang akan dibuat. Hal-hal yang perlu dituliskan pada proposal adalah :
- latar belakang : berisi latar belakang menulis atau melakukan penelitian pada topik yang dipilih, hal-hal yang menarik atau menimbulkan pertanyaan dari topik ini, pentingnya topik ini untuk diangkat sebagai tulisan atau untuk diteliti.
- perumusan masalah : berisi thesis statement atau research question yang ditulis secara singkat dan jelas dalam bentuk pernyataan atau pertanyaan.
- batasan masalah: menjelaskan batasan-batasan penelitian atau tulisan, misalnya hal-hal yang tidak akan dibahas atau diteliti, lingkungan yang ditentukan sebagai pembatas, batasan data atau jumlah materi yang melingkupi penelitian atau tulisan.
- tujuan penelitian: tujuan ditinjau dari aspek keilmuan dan aspek praktis dari sudut pandang pengguna (berhubungan dengan manfaat penelitian/penulisan).
- landasan teori : secara singkat memberikan penjelasan teori-teori pendukung yang akan digunakan dalam menulis atau melakukan penelitian.
- Spesifikasi sistem : menjelaskan secara umum kebutuhan software/hardware, kemampuan program/sistem.
- rencana tahapan penelitian: gantt chart dari rencana pelaksanaan penelitian.
- daftar pustaka : bibliography sumber-sumber informasi yang digunakan dengan mengikuti aturan sebagai berikut :
- Untuk pustaka dalam bentuk buku yang diterbitkan terdiri atas : nama pengarang (nama keluarga, nama depan), Judul buku (dicetak miring), Kota Penerbit : Nama Penerbit, tahun penerbitan. Sebagai contoh,
Cleveland, Donal D. Introduction to Indexing and Abstracting. Englewood : Librairies Unlimited, Inc., 2001.
- Pustaka dalam bentuk Jurnal tercetak : nama pengarang (nama keluarga, nama depan, “judul artikel”, Nama Jurnal (cetak Miring) , Nomer, Bulan dan Tahun Terbit, halaman. Contoh:
Dugan, Maire A. “Nested Paradigm”, Annals, IX, March 2001, hlm. 56.
- Pustaka dalam bentuk Jurnal Online : nama pengarang (nama keluarga, nama depan, “judul artikel”, nama jurnal (cetak miring), nomer, bulan dan tahun terbit, halaman, nama database. Database on-line. Nama vendor database. Tgl akses artikel tersebut (tgl/bln/tahun). Contoh:
McRae, John R. "Buddhism." Journal of Asian Studies 54, no. 2, 1995, hal 354-371. ABI/Inform. Database on-line. TAUFIK-Proquest; tgl akses 13 May 1996.
Woodworth, Griffin Mead, “Hackers, Users, and Suits: Napster and Representations of Identity”,Popular Music & Society., Vol. 27 no 2, Juni 2004, hal 161-184, Academic Search Premier. Database on-line. EBSCO. Tgl akses 21 Sept 2005
Aug/091
Struktur Data Supermarket
Thread ini memberikan contoh bentuk dari struktur dan bentuk basis data pada penjualan di Supermarket
DFD (Database Definition Data)

Diagram Konteks

DFD Level 0

Entity Relational Diagram
Aug/090
Metode Ilmiah
Metode ilmiah merupakan suatu prosedur (urutan langkah) yang harus dilakukan untuk melakukan suatu proyek ilmiah (science project). Secara umum metode ilmiah meliputi langkah-langkah berikut:
- Observasi Awal
- Mengidentifikasi Masalah
- Merumuskan atau Menyatakan Hipotesis
- Melakukan Eksperimen
- Menyimpulkan Hasil Eksperimen
Observasi Awal
Setelah topik yang akan diteliti dalam proyek ilmiah ditentukan, langkah pertama untuk melakukan proyek ilmiah adalah melakukan observasi awal untuk mengumpulkan informasi segala sesuatu yang berhubungan dengan topik tersebut melalui pengalaman, berbagai sumber ilmu pengetahuan, berkonsultasi dengan ahli yang sesuai.
- Gunakan semua referensi: buku, jurnal, majalah, koran, internet, interview, dll.
- Kumpulkan informasi dari ahli: instruktur, peneliti, insinyur, dll.
- Lakukan eksplorasi lain yang berhubungan dengan topik.
Mengidentifikasi Masalah
Permasalahan merupakan pertanyaan ilmiah yang harus diselesaikan. Permasalahan dinyatakan dalam pertanyaan terbuka yaitu pertanyaan dengan jawaban berupa suatu pernyataan, bukan jawaban ya atau tidak. Sebagai contoh: Bagaimana cara menyimpan energi surya di rumah?
- Batasi permasalahan seperlunya agar tidak terlalu luas.
- Pilih permasalahan yang penting dan menarik untuk diteliti.
- Pilih permasalahan yang dapat diselesaikan secara eksperimen.
Merumuskan Hipotesis
Hipotesis merupakan suatu ide atau dugaan sementara tentang penyelesaian masalah yang diajukan dalam proyek ilmiah. Hipotesis dirumuskan atau dinyatakan sebelum penelitian yang seksama atas topik proyek ilmiah dilakukan, karenanya kebenaran hipotesis ini perlu diuji lebih lanjut melalui penelitian yang seksama. Yang perlu diingat, jika menurut hasil pengujian ternyata hipotesis tidak benar bukan berarti penelitian yang dilakukan salah.
- Gunakan pengalaman atau pengamatan lalu sebagai dasar hipotesis
- Rumuskan hipotesis sebelum memulai proyek eksperimen
Melakukan Eksperimen
Eksperimen dirancang dan dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Perhitungkan semua variabel, yaitu semua yang berpengaruh pada eksperimen. Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada eksperimen: variabel bebas, variabel terikat, dan variabel kontrol.
Varibel bebas merupakan variabel yang dapat diubah secara bebas. Variabel terikat adalah variabel yang diteliti, yang perubahannya bergantung pada variabel bebas. Variabel kontrol adalah variabel yang selama eksperimen dipertahankan tetap.
- Usahakan hanya satu variabel bebas selama eksperimen.
- Pertahankan kondisi yang tetap pada variabel-variabel yang diasumsikan konstan.
- Lakukan eksperimen berulang kali untuk memvariasi hasil.
- Catat hasil eksperimen secara lengkap dan seksama.
Menyimpulkan Hasil Eksperimen
Kesimpulan proyek merupakan ringkasan hasil proyek eksperimen dan pernyataan bagaimana hubungan antara hasil eksperimen dengan hipotesis. Alasan-alasan untuk hasil eksperimen yang bertentangan dengan hipotesis termasuk di dalamnya. Jika dapat dilakukan, kesimpulan dapat diakhiri dengan memberikan pemikiran untuk penelitian lebih lanjut.
Jika hasil eksperimen tidak sesuai dengan hipotesis:
- Jangan ubah hipotesis
- Jangan abaikan hasil eksperimen
- Berikan alasan yang masuk akal mengapa tidak sesuai
- Berikan cara-cara yang mungkin dilakukan selanjutnya untuk menemukan penyebab ketidaksesuaian
- Bila cukup waktu lakukan eksperimen sekali lagi atau susun ulang eksperimen
Aug/090
Kebudayaan Indonesia
Kebudayaan Indonesia dapat didefinisikan sebagai seluruh lokal yang telah ada sebelum terbentuknya nasional indonesia pada tahun 1945. Seluruh kebudayaan lokal yang berasal dari kebudayaan beraneka ragam suku-suku di Indonesia merupakan bagian integral daripada kebudayaan Indonesia.
Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa, kebudayaan india dan kebudayaan arab. Kebudayaan India terutama masuk dari penyebaran agama dan hindu Budha di Nusantara jauh sebelum Indonesia terbentuk. Kerajaan-kerajaan yang bernafaskan agama Hindu dan Budha sempat mendominasi Nusantara pada abad ke-5 masehi ditandai dengan berdirinya kerajaan tertua di Nusantara, kutai, sampai pada penghujung abad ke-15 Masehi.
Kebudayaan Tionghoa masuk dan mempengaruhi kebudayaan Indonesia karena interaksi perdagangan yang intensif antara pedagang-pedagang Tionghoa dan Nusantara (sriwijaya). Selain itu, banyak pula yang masuk bersama perantau-perantau Tionghoa yang datang dari daerah selatan Tiongkok dan menetap di Nusantara. Mereka menetap dan menikahi penduduk lokal menghasilkan perpaduan kebudayaan Tionghoa dan lokal yang unik. Kebudayaan seperti inilah yang kemudian menjadi salah satu akar daripada kebudayaan lokal modern di Indonesia semisal kebudayaan jawa dan Betawi.
Kebudayaan Arab masuk bersama penyebaran agama islam oleh pedagang-pedagang Arab yang singgah di Nusantara dalam perjalanan mereka menuju Tiongkok.