Learn More Ingin tahu kok dikasih tempe


29
Oct/09
0

Teknologi Komunikasi Bisnis

Komunikasi merupakan hal yang sudah sejak dahulu dikenal. Komunikasi telah dilakukan oleh manusia bahkan sejak mereka belum tahu bahwa apa yang dilakukan itu merupakan komunikasi. Melihat kenyataan itu, komunikasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Saat ini, komunikasi berkembang bukan hanya dari media atau peralatan komunikasi, tetapi menyangkut pula dari individu-individu masing-masing.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat saat ini mendorong dalam perkembangan di bidang komputer. Komputer telah berkembang tidak hanya sebagai penggunaan secara individu, tetapi sudah digunakan secara jaringan global. Dengan didukung pula dengan perkembangan telekomunikasi, berkembang pula teknologi internet yang saat ini perkembangannya tidak hanya sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi telah digunakan juga sebagai sarana bisnis.

Keberadaan teknologi bagi komunikasi bisnis memang sangat terasa manfaatnya, yang dengan teknologi komunikasi dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Salah satu bentuk teknologi komunikasi yang banyak digunakan saat ini adalah internet.

Internet saat ini banyak digunakan sebagai sarana komunikasi yang banyak digunakan. Bahkan internet telah berkembang pesat melebihi perkembangan teknologi komunikasi konvensional saat ini. Internet telah banyak digunakan tidak hanya sebagai sarana bertukar informasi, tetapi telah digunakan juga sebagai sarana komunikasi seperti telekonferensi dan juga sebagai sarana bertransaksi.

29
Oct/09
0

Internet

Internet saat ini sudah menjadi teknologi yang umum digunakan oleh banyak orang, mulai dari kalangan umum hingga intelektual dan korporat. Tetapi apa sebenarnya dari internet itu?. Secara garis besar internet adalah jaringan komputer yang dapat diakses secara umum di seluruh dunia, dengan pengiriman data mengunakan suatu protokol-protokol tertentu. Lebih jauh tentang internet, internet merupakan kumpulan jaringan-jaringan kecil yang saling berhubungan dan saling berbagi informasi dengan menyediakan beberapa layanan seperti email dan chatting.

Dengan pengertian diatas, dapat kita simpulkan layanan internet secara umum, yaitu sebagai sarana untuk menyebarkan dan mendapatkan informasi baik dalam bentuk multimedia atau file; sebagai sarana komunikasi dengan berbagai cara dan media; sarana berkirim surat elektronik dan data serta untuk mengendalikan komputer dan sejenisnya dari jarak jauh.

Dalam bisnis sendiri, internet telah banyak berkembang, mulai dari pertukaran informasi secara elektronik hingga ke penerapan strategi bisnis seperti penjualan dan pelayanan pelanggan. Internet telah banyak digunakan untuk mendukung komunikasi dan kerjasama secara global antara pegawai, konsumen dan rekan bisnis lainnya. Dengan internet, pemasaran dan pelayanan menjadi lebih interaktif saat ini. Banyak situs-situs web tidak hanya menyajikan produknya tetapi juga menyediakan layanan untuk berdialog, diskusi, berkonsultasi maupun untuk kuisioner. Dengan ini, konsumer secara langsung dilibatkan dalam perancangan, pengembangan serta pemasaran suatu produk.

Keuntungan-keuntungan yang didapat jika menggunakan teknologi internet secara umum diantaranya digunakan untuk penghematan biaya, karena internet dapat dengan mudah dikembangkan, mudah dalam perawatan serta relatif lebih murah. Lebih detil lagi, internet dipandang dari segi perusahaan sangat berguna sekali, diantaranya :

  1. Penyebaran informasi yang cepat dan tersebar secara global, mampu menjangkau hampir di seluruh pelosok dunia.
  2. Komunikasi menjadi lebih interaktif baik sebagai pengembangan suatu perusahaan itu maupun sebagai media informasi dan layanan terhadap konsumen.
  3. Kemampuan yang dapat digunakan sebagai layanan yang terotomatisasi sesuai dengan kebutuhan.
  4. Memudahkan dan mengefisienkan dalam mengakses data dan informasi dan dapat digunakan secara bersama-sama.
  5. Dapat digunakan sebagai sarana electronic commerce
  6. Dapat terintegrasi dengan aktifitas-aktifitas diluar proses bisnis dalam suatu perusahaan

Dari sudut pandang konsumen, perusahaan secara konsisten dapat memberikan yang terbaik, dengan menjaga kebutuhan masing-masing konsumen, mempertahankan kecenderungan pasar, menyediakan informasi yang ada hubungannya secara menarik, sewaktu-waktu, dimana saja dalam beberapa media, dan menyediakan pelayanan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Selain dari kelebihan-kelebihan yang dapat ditawarkan internet, kita juga tidak boleh lupa terhadap kekurangan-kekurangannya yang harus diantisipasi. Salah satu hal pokok yang sering dibicarakan diantaranya ialah faktor keamanan. Saat ini masih banyak kasus-kasus cybercrime yang terjadi. Suatu perusahaan harus selalu mewaspadai dan meningkatkan keamanannya dalam menggunakan layanan internet. Hal ini karena berpengaruh sekali terhadap konsumen. Konsumen menjadi tidak percaya lagi terhadap perusahaan jikalau layanan yang menggunakan internet yang ditawarkan tidak aman. Perusahaan juga harus menggunakan etika-etika dalam menggunakan layanan internet untuk menunjang dalam berkomunikasi bisnis.

27
Oct/09
0

Perbandingan E-Learning #2

Perbandingan lebih lanjut mengenai e-learning:

ATutor EFront Moodle
Administrasi
1 Authentication Administrator dapat memperbolehkan pengunjung mengakses semua course.

Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal.

Otentifikasi LDAP tersedia sebagai modul pengaya (add-on). Administrator dan guru/dosen dapat mengeset bagaimana akses course secara publik, atau dapat diproteksi untuk setiap course dengan username dan password. Sistem memiliki pilihan pengingat sandi. Login pengguna dapat dienkripsi menggunakan SSL.

Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal.

Administrator dapat mengeset penerusan kegagalan otentifikasi melalui sumber kedua (misal database pada sistem) jikalau sumber utama (misal LDAP server) gagal.

Sistem dapat mendukung berbagai macam unit pengorganisasian dan virtual host melalui konfigurasi server.

Administrator dapat memperbolehkan pengunjung mengakses semua course.

Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal.

Sistem dapat mengotentifikasi menggunakan protokol Kerberos.

Sistem mendukung Shibboleth

Sistem mendukung Central Autentication Service (CAS)

Sistem dapat mengotentifikasi menggunakan IMAP, POP3, dan secure NNTP.

Administrator dapat mengeset penerusan kegagalan otentifikasi melalui sumber kedua (misal database pada sistem) jikalau sumber utama (misal LDAP server) gagal.

Sistem dapat mendukung berbagai macam unit pengorganisasian dan virtual host melalui konfigurasi server.

2 Course Authorization Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.

Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat.

Administrator dapat mendistribusikan izin dan aturan pada banyak institusi atau departemen yang disimpan di lingkungan server.

Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula.

Guru/dosen dapat memberikan siswa akses yang terbatas terhadap peralatan instruksional berdasar aturan atau hak yang telah didefinisikan, dan membuat asisten pengajaran atau tambahan instruktur, setiap itu memiliki hak tersendiri. Administrator dapat membuat akses yang terbatas untuk dapat menggunakan berbagai alat administrasi. Administrator dan guru/dosen dapat mengkustomisasi aturan, membuat atau mengkustom aturan baru, membuat organisasi unit dan aturan yang tidak terbatas, dengan hak akses yang spesifik terhadap course atau alat administrasi. Guru/dosen atau siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda, atau grup yang berbeda pula.

Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.

Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat.

Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula.

Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.

Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat.

Administrator dapat mendistribusikan izin dan aturan pada banyak institusi atau departemen yang disimpan di lingkungan server.

Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula.

3 Registration Integration Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.

Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file.

Siswa dapat meregistrasi sendiri. Administrator atau guru/dosen dapat membuat daftar batch untuk menambah siswa dalam suatu course menggunakan delimited text file, dan mengirim pesan email otomatis yang dibuat sisem ke siswa untuk bergabung dalam suatu course. Registrasi siswa dapat diotentifikasi melalui daftar master yang dibuat otomatis melalui sistem informasi siswa atau sistem direktori lain.

Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.

Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file.

Perangkat lunak mendukung penukaran data dengan sistem informasi siswa melalui sebuah event-driven API.

Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.

Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file.

Administrator dapat mentransfer informasi siswa secara dua arah antara sistem dan SIS menggunakan delimited text files.

Administrator dapat mentransfer informasi siswa secara dua arah antara sistem dan SIS menggunakan file IMS Enterprise Specification v1.1 XML melalui web services.

Perangkat lunak mendukung pertukaran data dengan sistem informasi siswa melalui sebuat event-driven API.

Perangkat lunak mendukung integrasi dengan SCT Banner, SCT Luminis, Datatel, PeopleSoft 8 atau intregitas yang dikostumisasi dengan SIS lain atau sistem portal.

Perangkat lunak mengikuti  spesifikasi aturan IMS Enterprise untuk data siswa.

4 Student Tracking Guru/dosen dapat mereview perekaman navigasi setiap siswa.

Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi.

Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual.

Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual.

Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara waktu dan tanggal dan seringnya siswa sebagai jumlah berapa kali pengaksesan terhadap isi course.

Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi.

Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual.

Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara waktu dan tanggal dan seringnya siswa sebagai jumlah berapa kali pengaksesan terhadap isi course.

Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara dari banyaknya waktu, tanggal, frekuensi dan alamat IP setiap siswa yang mana mengakses isi course, forum diskusi, penilaian course, dan tugas.

Guru/dosen dapat mereview perekaman navigasi setiap siswa.

Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi.

5 Course Management Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.

Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan grup keanggotaan.

Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.

Instruktur dapat mengeset isi course secara spesifik yang akan dikeluarkan berdasar tanggal tertentu dan harus diselesaikan oleh siswa sebelum mereka melanjutkan coursenya.

Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan aktivitas course sebelumnya.

Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan performa siswa.

Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.

Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan grup keanggotaan.

Evaluasi
1 Test Types Pilihan ganda

Jawaban banyak

Pencocokan

Urutan

Mengisi bagian kosong

Jawaban singkat

Pertanyaan survei

Essai

Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara)

Pilihan ganda

Jawaban banyak

Pencocokan

Mengisi bagian kosong

Jawaban singkat

Pertanyaan survei

Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara)

Pilihan ganda

Jawaban banyak

Pencocokan

Urutan

Kalimat acak

Perhitungan

Mengisi bagian kosong

Jawaban singkat

Pertanyaan survei

Essai

Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara)

Kustomisasi jenis pertanyaan dapat didefinisikan.

2 Automated Testing Management Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban

Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri.

Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test.

Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali.

Siswa dibolehkan untuk mereview kembali dimana siswa mencoba jawaban sebelumnya dari sebuah kuis.

Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik.

Instruktur dapat membuat penilaian benar salah dan pertanyaan pilihan ganda secara otomatis, dan mengacak pertanyaan dari banyak pilihan, dengan boleh memilih pertanyaan-pertanyaan yang diperlukan untuk ditampilkan dari semua test yang telah diacak. Instruktur dapat mengeset tanggal dan waktu selama kapan siswa dapat mengakses suatu test. Instruktur dapat memberikan umpan balik secara individu, menilai ulang dari penilaian otomatis, dan membuatnya secara individu, unit tertentu, dan level tes suatu course. Instruktur dapat juga membuat pertanyaan survei. Sistem mendukung  data analisis tes untuk setiap item individu test, untuk test individu dan untuk survei. Instruktur dapat membedakan bobot test. Format LaTeX dapat digunakan untuk membuat persamaan matematika.

Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban

Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri.

Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test.

Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali.

Sistem mendukung MathML editor sampai rumus matematika pada pertanyaan dan jawaban.

Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik.

Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban

Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri.

Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test.

Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali.

Siswa dibolehkan untuk mereview kembali dimana siswa mencoba jawaban sebelumnya dari sebuah kuis.

Sistem mendukung MathML editor sampai rumus matematika pada pertanyaan dan jawaban.

Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik.

Sistem mendukung pengawasan tes.

Sistem mendukung protokol remote quiz yang mana memperbolehkan pertanyaan agar ditampilkan dan dinilai secara eksternal dari sistem melalui standar web service

3 Online Marking Tools Instruktur(guru/dosen) dapat memberikan sebagian petunjuk untuk jawaban yang benar. Instruktur dapt melihat nilai, berdasarkan siswa, atau semua siswa pada semua test. Instruktur dapat menyerahkan segala respon untuk penilaian tugas dan tes. Instruktur dapat mengedit semua penilaian secara manual. Instruktur dapat membuat versi pembatas koma dari skor nilai untuk dieksport ke program spreadsheet eksternal. Instruktur dapat menyediakan umpan balik pada semua penugasan melalui links yang relevan ke isi course, dan melalui anotasi. Instruktur(guru/dosen) dapat memilih untuk menilai setiap siswa pada semua pertanyaan atau menilai setiap pertanyaan untuk semua siswa.

Instruktur dapat memilih untuk mengevaluasi respon siswa tanpa nama.

Instruktur dapat mengaktifkan penilaian siswa dan komentar yang dikirim ke siswa lain.

4 Online Gradebook Instruktur (guru/dosen) dapat menambah penilaian pada tugas offline.

Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal.

Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal.

Instruktur dapat juga menambah test dan penugasan baik secara internal maupun eksternal. Skala penilaian sendiri dapat dibuat. Tes yang beragam dapat dikombinasikan untuk diintegrasikan agar lebih menarik dengan test utama. Pencocokan otomatis dapat dilakukan oleh seorang instruktur.

Instruktur(guru/dosen) dapat menambahkan detil ke dalam buku penilaian pada kolom yang dikustomisasi.

Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal.

Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal.

Ketika seorang instruktur(guru/dosen) menambahkan penilaian pada suatu course, perangkat lunak secara otomatis menambahkan ke dalam buku penilaian.

Instruktur dapat menambah penilaian pada tugas offline.

Instruktur dapat menambahkan detil ke dalam buku penilaian pada kolom yang dikustomisasi.

Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal.

Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal.

Pembuatan Konten
1 Content Sharing/Reuse Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.

Repositori dapat diseluruh sistem atau unit organisasi secara individu.

Repositori mendukung IEEE LOM dan profil aplikasi metadata seperti, Dublin Core, Cancore, dan profil lainnya.

Fitur repositori tersedia melalui perangkat lunak TILE, atau pengaya Equella pihak ketiga.

Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.

File manager membolehkan pengguna untuk mengunggah dan berbagi berkas dengan yang lain.

Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.

Repositori dapat diseluruh sistem atau unit organisasi secara individu.

2 Course Templates Perangkat lunak mendukung untuk pembuatan template course standar.

Isi course dapat diunggah melalui file manager, bentuk yang diimport, atau dieksport, atau repositori objek pembelajaran, diimport secara langsung dari website melalui URL, atau diimport dari HTML editor. Instruktur dapat menggandakan dan memodifikasi template standar, atau membuat template baru. Instruktur dapat menambahkan juga, atau menghapus fungsi course dari template course.

Sistem membolehkan  administrator untuk menggunakan course yang sudah ada atau template yang telah tersedia sebagai awal dari course baru.

Isi dapat digandakan antar course. Suatu course dapat digunakan sebagai template untuk course selanjutnya.

Perangkat lunak mendukung untuk pembuatan template course standar.

Isi course dapat diunggah melalui WebDAV.

Sistem membolehkan  administrator untuk menggunakan course yang sudah ada atau template yang telah tersedia sebagai awal dari course baru.

3 Customized Look and Feel Sistem menyediakan template look and feel course.

Sistem menyediakan 5 template look and feel course standar, yang mana lainnya dapat juga diunduh dan dipasang. Institusional dapat membuat template look and feel sendiri. Institusional dapat menggunakan gambar institusional sendiri, header dan footer, pada semua course, atau setiap kategori course. Instruktur dapat merubah tab navigasi, ikon peralatan yang tersedia, dan urutan dari item menu pada suatu course.

Instruktur(guru/dosen) dapat merubah susunan nama dan item menu dari suatu course.

Institusi dapat membuat template look and feel sendiri pada seluruh sistem, termasuk logo institusional mereka sendiri, header dan footer.

Antarmuka dijalankan oleh template. Setiap user dapat menyusun ulang kotak-kotaknya melalui antarmuka sendiri. Professor dapat mengaktifkan/menonaktifkan fitur tertentu.

Sistem menyediakan template look and feel course.

Instruktur(guru/dosen) dapat merubah ikon dan skema warna navigasi pada suatu course.

Instruktur dapat merubah susunan nama dan item menu dari suatu course.

Institusi dapat membuat template look and feel sendiri pada seluruh sistem, termasuk logo institusional mereka sendiri, header dan footer.

Sistem dapat mendukung banyak institusi, departemen, sekolah atau unit organisasi lain dalam satu instalasi dimana setiap unit dapat menggunakan template look and feel sendiri sesuai kebutuhan seperti gambar institusional, header dan footer.

4 Instructional Design Tools Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.

Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik.

Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang.

Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.

Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik.

Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang.

Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.

Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik.

Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang.

Kebutuhan hardware/software Semua client browser

Database :

Mendukung MySQL

Mendukung server UNIX

Mendukung server Windows

Persyaratan

HTTP Web Server yang diperlukan. (Disarankan menggunakan Apache)

PHP versi 4.3.0 + untuk ATutor 1.6.2 dan sebelumnya. ATutor memerlukan PHP 1.6.3 + 5.0.2 +. Zlib, MySQL, MBString harus diaktifkan (Curl juga harus diaktifkan untuk Social ATutor).

MySQL : MySQL 4.1.10 +.

Web Browser

ATutor memanfaatkan banyak fitur HTML baru yang hanya didukung dalam browser Web ini. Disarankan untuk menggunakan browser terbaru. Versi terbaru FireFox 2 +, Opera 8 +, dan Microsoft Internet Explorer 7 + bekerja dengan baik dengan ATutor.

Client browser (IE 6+, Firefox 2+, Safari, Opera)

Database :

Sistem mendukung database MySQL.

Sistem hanya membutuhkan 1 database dan dapat berjalan bersama dengan tabel dari aplikasi lain.

Mendukung server UNIX

Mendukung server Windows

Kebutuhan minimal :

MySQL 5

Apache 2.x

PHP 5

Client browser

Database :

Oracle

MS SQL Server

MySQL

PostGreSQL

Sistem hanya membutuhkan 1 database dan dapat berjalan bersama dengan tabel dari aplikasi lain.

Mendukung server UNIX

Mendukung server Windows

Seperti XAMPP, WAMPP, dll

Moodle dikembangkan dengan Apache, MySQL dan PHP. Telah diuji menggunakan Windows XP/2000/2003 (WAMP), Solaris 10 (Sparc dan x64), Mac OS X dan sistem operasi Netware 6. Dukungan untuk PostgreSQL, Oracle dan Microsoft SQL Server juga tersedia.

Persyaratan untuk Moodle adalah sebagai berikut:

Hardware

Disk space: 160MB free (min).

Memory: 256MB (min), 1GB (direkomendasikan).

Perangkat lunak server web. Kebanyakan situs menggunakan Apache sebagai perangkat lunak server web.

Bahasa skrip PHP.

Lihat dokumen asli dengan mengeklik disini.

Tagged as:
27
Oct/09
0

Perbandingan E-Learning

Hasil perbandingan e-learning :

No Fitur ATutor EFront Moodle
Komunikasi
1 Discussion Forum Siswa dapat mengaktifkan atau menonaktifkan posting untuk dikirim ke email nya.

Diskusi dapat dilihat secara terurut. Posting dapat menyertakan URL, dan dapat berupa teks biasa atau teks berformat. Setiap subjek diskusi dapat diperluas dan dilipat untuk melihat daftar topik atau melihat seluruh percakapan dalam satu layar. Subjek diskusi dapat diurutkan berdasarkan penulis, topik, tanggal pengiriman, dan tingkat aktivitas. Siswa dapat mengaktifkan atau menonaktifkan notifikasi posting baru yang dikirim ke emailnya. Setiap subjek diskusi dapat dikunci oleh guru/dosen dalam membaca dan / atau menulis, atau dapat dilampirkan di bagian atas daftar subjek sehingga subjek diskusi yang dianggap penting berada diurutan pertama. Subjek diskusi yang aktif ditampilkan dekat di bagian atas daftar subjek diskusi. Seorang administrator dapat berbagi diskusi pada setiap course yang ada.

Siswa dapat mengaktifkan atau menonaktifkan posting untuk dikirim ke email nya. Siswa dapat mengaktifkan atau menonaktifkan posting untuk dikirim ke email mereka.

Siswa dapat menerima posting melalui email sebagai judul per subjek atau seluruh posting.

Siswa dapat berlangganan ke forum RSS feed.

Tersedianya fasilitas “spell-checker” untuk siswa dan guru/dosen.

Dan masih banyak fitur-fitur dan konfigurasi lain yang tidak bisa disebutkan disini.

2 Discussion Management Dapat berbagi diskusi antar course. Guru/dosen dapat memberikan kewenangan kepada siswa untuk membuat kelompok diskusi sendiri.

Guru/dosen dapat mengatur moderator diskusi untuk menyaring semua posting yang dikirim.

Posting dapat ditinjau ulang oleh siswa lain.

Guru/dosen dapat melihat ringkasan statistik yang berpartisipasi dalam suatu diskusi untuk mendapatkan nilai.

Dapat berbagi diskusi antar course.

3 File Exchange Siswa dapat mengirimkan tugas dengan menggunakan drop box.

Siswa dapat berbagi isi folder pribadinya dengan siswa lain.

Administrator dapat menentukan batasan ruang disk untuk setiap pengguna.

Siswa dan guru/dosen dapat meng-upload file dalam banyak format dokumen untuk berbagi file dalam satu course atau satu grup. Siswa dapat berbagi konten dari folder pribadi mereka dengan siswa lain, dan dengan guru/dosennya. Siswa dapat mengirimkan tugas melalui drop box.

Siswa dapat mengirimkan tugas dengan menggunakan drop box.

Siswa dapat berbagi isi folder pribadinya dengan siswa lain.

Administrator dapat menentukan batasan ruang disk untuk setiap pengguna.

Siswa dapat mengirimkan tugas dengan menggunakan drop box.
4 Internal Email Siswa dapat menggunakan fungsi internal email untuk mengirimkan email ke individu atau kelompok.

Siswa dapat menggunakan fasilitas pencarian alamat email dalam address book.

Guru/dosen dapat mengirimkan email ke seluruh kelas sekaligus pada satu alamat atau aliasnya.

Siswa dapat memilih untuk meneruskan emailnya ke alamat eksternal.

Siswa dapat menggunakan fitur email internal atau instan messaging untuk berkomunikasi dengan siswa yang telah terdaftar.

Siswa dapat menggunakan fungsi internal email untuk mengirimkan email ke individu atau kelompok.

Siswa dapat menggunakan fasilitas pencarian alamat email dalam address book.

Guru/dosen dapat mengirimkan email ke seluruh kelas sekaligus pada satu alamat atau aliasnya.

Siswa dapat memilih untuk meneruskan emailnya ke alamat eksternal.

Siswa dapat menggunakan fungsi internal email untuk mengirimkan email ke individu atau kelompok.

Siswa dapat menggunakan fasilitas pencarian alamat email dalam address book.

Siswa dapat memilih untuk meneruskan emailnya ke alamat eksternal.

5 Online Journal/Notes Siswa dapat menyimpan catatan sebagai catatan pribadi atau dapat dibagikan, menghubungkan dengan catatan pribadi atau dengan file yang dibagikan, dan mencetak catatan yang disusun sesuai dengan tugas siswa. Siswa dapat membuat catatan dalam sebuah jurnal dan dapat memilih sebagai catatan pribadi atau untuk dibagikan dengan guru/dosen mereka atau dengan siswa lain. Siswa dapat melampirkan catatannya di halaman manapun.

Siswa dapat menggabungkan catatan mereka dengan isi course untuk membuat panduan belajar tercetak.

6 Real-time Chat Fasilitas chat mendukung diskusi kelompok secara simultan dengan tidak terbatas.

Sistem membuat arsip log untuk semua ruang chat.

Fasilitas chat mendukung diskusi kelompok secara simultan dengan tidak terbatas.

Sistem membuat arsip log untuk semua ruang chat.

Fasilitas chat mendukung diskusi kelompok secara simultan dengan tidak terbatas.

Fasilitas chat mendukung diskusi kelompok secara simultan dan terbatas.

Sistem membuat arsip log untuk semua ruang chat.

Siswa dapat membuat ruang chat baru.

Guru/dosen dapat melalukan moderasi dan menutup siswa dari ruang chatting.

Produktivitas
1 Bookmarks Siswa dapat membuat penunjuk untuk konten apapun pada materi dalam suatu kursus.
2 Calendar/Progress Review Tersedia sebagai pengaya (add-on) pihak ketiga, yaitu Google Calendar Guru/dosen dan siswa dapat memposting suatu event di kalender.

Instruktur dapat memposting pengumuman ke halaman pengumuman course.

Siswa memiliki halaman pribadi yang berisi daftar semua mata kuliah di mana mahasiswa terdaftar, email baru dan semua program studi dan seluruh sistem aktivitas dari kalender pribadi mereka.

Mahasiswa dapat melihat nilai-nilai mereka pada penyelesaian tugas, total poin, tingkat course, dan membandingkan nilai-nilai mereka terhadap kinerja course yang diikuti.

Guru/dosen dan siswa dapat memposting suatu event di kalender.

Instruktur dapat memposting pengumuman ke halaman pengumuman course.

Siswa memiliki halaman pribadi yang berisi daftar semua mata kuliah di mana mahasiswa terdaftar, email baru dan semua program studi dan seluruh sistem aktivitas dari kalender pribadi mereka.

Siswa dapat berlangganan RSS feed untuk pemberitahuan tentang perubahan materi.

3 Searching Within Course Siswa dapat mencari semua isi kursus.

Siswa dapat mencari semua subjek diskusi.

Siswa dapat menggunakan kata kunci untuk mencari satu saja, semua program studi mereka, atau semua kursus yang tersedia.

Siswa dapat mencari semua isi kursus.

Siswa dapat mencari semua subjek diskusi.

Siswa dapat mencari semua subjek diskusi.

Siswa dapat mencari suatu chatting atau kelas virtual yang terekam.

4 Work Offline/Synchronize Mahasiswa dapat mengkompilasi dan mengunduh konten untuk seluruh course ke format yang dapat dicetak atau disimpan secara lokal.

Siswa dapat mengunduh isi course dan isi diskusi kelompok melalui PDA

Siswa dapat mengkompilasi sebagian isi course yang dipilih, atau keseluruhan course, dalam paket yang dapat didownload agar dapat dilihat secara offline dengan disertai penglihat isi (viewer). Saat masuk kembali dalam suatu course, siswa diberikan pilihan untuk mengulang kembali halaman yang sebelumnya dilihat. Guru/dosen dapat merekam sesi secara sinkron jadi siswa dapat melihat kembali secara tidak sinkron di lain waktu.

Mahasiswa dapat mengkompilasi dan mengunduh konten untuk seluruh course ke format yang dapat dicetak atau disimpan secara lokal.

Konten dapat diekspor atau dicetak

5 Orientation/Help Siswa dapat mengakses kata-kata yang terkait menggunakan berbagai macam cara.

Banyak dokumentasi yang tersedia di Handbook Atutor, termasuk didalam setiap distribusinya. Banyak sekali jenis media dokumentasi yang dapat ditemukan di situs dokumentasi pengembang atau wiki.

Sistem menyediakan tutorial online untuk siswa yang akan membantu siswa bagaimana caranya untuk menggunakan sistem tersebut. Siswa dapat mengakses kata-kata yang terkait menggunakan berbagai macam cara.

Sistem menyediakan tutorial online untuk siswa yang akan membantu siswa bagaimana caranya untuk menggunakan sistem tersebut.

Tagged as:
27
Oct/09
0

Rating E-Learning

Rating E-Learning menurut Open Source CMS :

Logo CMS Rating
1

ATutor

ATutor 1.6.3 Rating:  4.2/5 (338 votes cast)
2

Caroline

Claroline 1.9.2 Rating:  3.7/5 (81 votes cast)
3

Docebo

Docebo suite 3.6.0.4 Rating:  3.9/5 (79 votes cast)
4

dokeos

Dokeos 1.8.6.1 Rating:  4.0/5 (194 votes cast)
5

No Logo

DrupalEd 5.6-0 Rating:  3.6/5 (55 votes cast)
6

EFront

eFront 3.5.5 Rating:  4.4/5 (163 votes cast)
7 No Logo Interact 2.4.1 Rating:  3.3/5 (69 votes cast)
8 No Logo Moodle 1.9.5 Rating:  4.5/5 (708 votes cast)
9

No Logo

Open Conference Systems 2.1.1 Rating:  3.3/5 (19 votes cast)
10

No Logo

Open Journal Systems 2.2.2 Rating:  3.2/5 (18 votes cast)


Tagged as:
26
Oct/09
0

Tujuan Pendidikan

Pendidikan ditujukan untuk menghantarkan para siswa menuju pada perubahan tingkah laku. Perubahan itu tercermin baik dari segi intelek, moral maupun hubungannya dengan sosial. Untuk mencapai tujuan tersebut siswa dalam lingkungan sekolah akan dibimbing dan diarahkan oleh guru dan siswa berperan aktif.

Filsafat pendidikan memberikan kontribusi yang besar mengenai tujuan pendidikan, karena di dalam filsafat pendidikan mengandung nilai-nilai atau cita-cita yang mengatur tingkah laku atau perbuatan seseorang atau masyarakat. Dalam Undang-Undang Sistem Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab II Pasal 3, disebutkan, bahwa Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak sertaperadaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Berdasarkan pada uraian di atas maka tujuan pendidikan adalah:

  • Memperbaiki mental, moral, budi pekerti memperkuat keyakinan agama.
  • Mempertinggi kecerdasan dan keterampilan.
  • Membina atau memperkembangkan fisik yang kuat dan sehat.
  • Membangun warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab

Sebagai seorang pendidik, perumusan tujuan pembelajaran merupakan suatu hal yang pokok sebelum melakukan kegiatan pengajaran. Untuk meneruskan tujuan yang baik harus memenuhi syarat sebagai berikut :

  • Berorientasi pada kepentingan siswa, dengan bertitik tolak pada perubahan tingkah laku.
  • Dinyatakan pada kata kerja yang operasional artinya menunjukkan pada hasil perbuatan yang dapat diamati atau hasilnya dapat diukur dengan alat ukur tertentu.
26
Oct/09
2

Arti dan Fungsi Media Pendidikan

Arti Media Pendidikan

Secara harfiah media diartikan “perantara” atau “pengantar”. AECT (Association for Educational Communication and Technology) mendefinisikan media yaitu segala bentuk yang digunakan untuk proses penyaluran informasi. Robert Hanick dan kawan-kawan (1986) mendefinisikan media adalah sesuatu yang membawa informasi antara sumber (source) dan penerima (receiver) informasi. Masih dalam sudut yang sama Kemp dan Dayton mengemukakan peran media dalam proses komunikasi sebagai alat pengirim (transfer) yang mentransmisikan pesan dari pengirim (sender) kepada penerima pesan atau informasi (receiver).

Sedangkan Oemar Hamalik mendefinisikan, media sebagai teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi antara guru dan murid dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah. Media pembelajaran merupakan perantara atau alat untuk memudahkan proses belajar mengajar agar tercapai tujuan pengajaran secara efektif dan efisien.

Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah alat atau metodik dan teknik yang digunakan sebagai perantara komunikasi antara seorang guru dan murid dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan pengajaran di sekolah.

Fungsi Media Pendidikan

  1. Membantu memudahkan belajar bagi siswa dan juga memudahkan pengajaran bagi guru.
  2. Memberikan pengalaman lebih nyata (abstrak menjadi kongkret).
  3. Menarik perhatian siswa lebih besar (jalannya tidak membosankan).
  4. Semua indera murid dapat diaktifkan.
  5. Lebih menarik perhatian dan minat murid dalam belajar.
  6. Dapat membangkitkan dunia teori dengan realitanya.

Dengan konsepsi semakin mantap fungsi media dalam kegiatan mengajar tidak lagi peraga dari guru melainkan pembawa informasi atau pesan pembelajaran yang dibutuhkan siswa. Hal demikian pusat guru berpusat pada pengembangan dan pengolahan individu dan kegiatan belajar mengajar.

Sebagai seorang pendidik fungsi dan kemampuan media sangat penting artinya. Media merupakan integral dari sistem pembelajaran sebagai dasar kebijakan dalam pemilihan pengembanan, maupun pemanfaatan.

Alasan media pembelajaran berkenaan dapat mempertinggi proses belajar siswa

Pertama, berkenaan dengan manfaat media pembelajaran, sebagai berikut :

  1. Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motifasi belajar.
  2. Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat dipahami dan dikuasai siswa.
  3. Metode pengajaran akan lebih variasi, tidak semata-mata komunikasi verbal.
  4. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengar uraian guru, tetapi juga punya aktifitas lain seperti mengamati, merumuskan, melakukan dan mendemonstrasikan.

Kedua, penggunaan media pembelajaran dapat mempertinggi proses dan hasil belajar yang berkenaan dengan taraf pikir siswa. Berfikir siswa dimulai dari yang kongkret menuju yang abstrak, dari yang sederhana menuju yang abstrak, dari yang sederhana menuju yang komplek. Dalam hubungan ini penggunaan media pembelajaran berkaitan erat dengan tahapan-tahapan berfikir mereka sehingga tepat penggunaan media pembelajaran disesuaikan dengan kondisi mereka sehingga hal-hal yang abstrak dapat dikongkretkan.

Menurut Ensiclopedi of Educational Reseach, nilai atau manfaat media pendidikan adalah sebagai berikut:

  1. Meletakkan dasar-dasar yang kongkret untuk berfikir sehingga mengurangi verbalitas.
  2. Memperbesar perhatian siswa.
  3. Meletakkan dasar yang penting untuk perkembangan belajar oleh karena itu pelajaran lebih mantap.
  4. Memberikan pengalaman yang nyata.
  5. Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinu.
  6. Membantu tumbuhnya pengertian dan dengan demikian membantu perkembangan bahasa.
  7. Memberikan pengalaman yang tidak diperoleh dengan cara yang lain. h. Media pendidikan memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara guru dan murid.
  8. Media pendidikan memberikan pengertian atau konsep yang sebenarnya secara realita dan teliti.
  9. Media pendidikan membangkitkan motivasi dan merangsang kegiatan belajar.
26
Oct/09
0

Media Pendidikan

Media pendidikan merupakan suatu alat atau perantara yang berguna untuk memudahkan proses belajar mengajar, dalam rangka mengefektifkan komunikasi antara guru dan murid. Hal ini sangat membantu guru dalam mengajar dan memudahkan murid menerima dan memahami pelajaran. Proses ini membutuhkan guru yang professional dan mampu menyelaraskan antara media pendidikan dan metode pendidikan.

Kemajuan teknologi, ilmu pengetahuan serta perubahan sikap masyarakat membawa pengaruh yang besar dalam bidang pendidikan. Hal ini mendorong setiap lembaga pendidikan untuk mengembangkan lembaganya lebih maju dengan memanfaatkan teknologi modern dan kemajuan ilmu pengetahuan sebagai media pembelajaran.

Kaitan Media Pendidikan Dengan Kemajuan Pendidikan

Media pendidikan berkaitan dengan kemajuan suatu pendidikan meliputi :

  • Arti, fungsi dan nilai media pendidikan.
  • Tujuan pendidikan.
  • Psikologi belajar.
  • Bentuk media pendidikan.

Alat komunikasi selalu mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman dan majunya ilmu pengetahuan.

Kaitannya dengan media pendidikan mempunyai fungsi yang besar di berbagai kehidupan, baik di kehidupan pendidikan maupun dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan seni kebudayaan.

Dalam kehidupan pendidikan media komunikasi memberikan kontribusi yang besar dalam kemajuan maupun peningkatan mutu di suatu lembaga pendidikan. Dengan memakai media tersebut anak didik akan mudah mencerna dan memahami suatu pelajaran. Dengan demikian melalui pendekatan ilmiah sistematis, dan rasional tujuan pendidikan dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Untuk mencapai pendidikan tersebut guru memberikan peran yang penting untuk menghantarkan keberhasilan anak didik, oleh karenanya dibutuhkan komunikasi yang baik antara guru dan murid, untuk menciptakan komunikasi yang baik dibutuhkan guru yang profesional yang mampu menyeimbangkan antara media pembelajaran dan metode pengajaran sehingga informasi yang disampaikan guru dapat diterima siswa dengan baik.

Jadi tugas media bukan sebagai sekedar mengkomunikasikan hubungan antara pengajar dan murid namun lebih dari itu media merupakan bagian integral yang saling berkaitan antara komponen satu dengan komponen yang lain yang saling berinteraksi dan mempengaruhi.

8
Oct/09
0

Manajemen Industri

ISU MANAJEMEN/MANAGER

Isu utama yang dihadapi manajer dewasa ini adalah :

  • internalization
  • perhatian terhadap etika
  • penekanan total quality management

VISI, MISI, DAN TUJUAN

Visi : angan-angan, idealisme, dan keinginan tentang masa depan yang terbaik bagi dirinya dan bagi organisasi.

Misi : tugas, fungsi, kewajiban yang harus dilakukan organisasi yang menunjukkan ciri atau karakteristik program/kegiatan.

Tujuan : arah dan sasaran organisasi dan menunjukkan tolok ukur keberhasilan.

LEVEL MANAJEMENT

Level Management

TOP manajemen terdiri dari manajer utama dari suatu organisasi-chief executive officer atau presiden direktur serta satu tingkat dibawahnya (sub ordinat) yang biasanya disebut vice presiden/wakil direktur. Top manajemen bertanggung jawab terhadap keseluruhan manajemen dari suatu organisasi. Bertugas objektif dari suatu organisasi, goal (tujuan), dan kebijaksanaan operasional.

MIDDLE manajemen meliputi seluruh manajer yang tingkatanya dibawah vice presiden tetapi diatas tingkatan supervisor. manajer tingkatan ini bertanggung jawab terhadap pelaksanaan objektif dan kebijaksanaan yang telah dibuat oleh top manajemen. Beberapa perusahaan memiliki dua atau tiga tingkatan middle manager. Manajer pabrik dan sales manager adalah contoh dari middle manager.

First Line manager atau supervisor adalah manager pada tingkatan operasional, level terendah dari suatu manajemen. Memilikii tanggung jawab untuk me-manage grup tempat mereka berada dan untuk mencapai tingkatan kerja yang diinginkan organisasi. Bawahan yang dimiliki dibawah ini adalah karyawan...

AREA MANAJEMEN

Manajer juga dapat diidentifikasikan dari jenis pekerjaannya, aktivitas, atau fungsi yang ditanganinya.

Jenis yang paling umum adalah :

1. Marketing (pemasaran)

2. Operation

3. Finance (keuangan)

4. Human Resource (sumber daya manusia)

MARKETING MANAGER

Manager pemasaran bertanggung jawab untuk melakukan riset serta pengembangan produk, begitu pula mengenai penetapan harga, promosi, serta strategi distribusi dari suatu organisasi.

OPERATION MANAGER

Manager operasi bertanggung jawab dalam semua aktivitas yang berhubugan dengan penciptaan produk atau jasa dari suatu organisasi. Mereka menangani pengawasan inventori, plant layout, pengawasan produksi, serta quality control.

8
Oct/09
0

Internet dan Komunikasi Bisnis

Komunikasi merupakan hal yang sudah sejak dahulu dikenal. Komunikasi telah dilakukan oleh manusia bahkan sejak mereka belum tahu bahwa apa yang dilakukan itu merupakan komunikasi. Melihat kenyataan itu, komunikasi mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan manusia. Saat ini, komunikasi berkembang bukan hanya dari media atau peralatan komunikasi, tetapi menyangkut pula dari individu-individu masing-masing.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat saat ini mendorong dalam perkembangan di bidang komputer. Komputer telah berkembang tidak hanya sebagai penggunaan secara individu, tetapi sudah digunakan secara jaringan global. Dengan didukung pula dengan perkembangan telekomunikasi, berkembang pula teknologi internet yang saat ini perkembangannya tidak hanya sebagai sarana pertukaran informasi, tetapi telah digunakan juga sebagai sarana bisnis.

Keberadaan teknologi bagi komunikasi bisnis memang sangat terasa manfaatnya, yang dengan teknologi komunikasi dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Salah satu bentuk teknologi komunikasi yang banyak digunakan saat ini adalah internet.

Internet saat ini banyak digunakan sebagai sarana komunikasi yang banyak digunakan. Bahkan internet telah berkembang pesat melebihi perkembangan teknologi komunikasi konvensional saat ini. Internet telah banyak digunakan tidak hanya sebagai sarana bertukar informasi, tetapi telah digunakan juga sebagai sarana komunikasi seperti telekonferensi dan juga sebagai sarana bertransaksi.