Learn More Ingin tahu kok dikasih tempe


27
Oct/09
0

Perbandingan E-Learning #2

Perbandingan lebih lanjut mengenai e-learning:

ATutor EFront Moodle
Administrasi
1 Authentication Administrator dapat memperbolehkan pengunjung mengakses semua course.

Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal.

Otentifikasi LDAP tersedia sebagai modul pengaya (add-on). Administrator dan guru/dosen dapat mengeset bagaimana akses course secara publik, atau dapat diproteksi untuk setiap course dengan username dan password. Sistem memiliki pilihan pengingat sandi. Login pengguna dapat dienkripsi menggunakan SSL.

Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal.

Administrator dapat mengeset penerusan kegagalan otentifikasi melalui sumber kedua (misal database pada sistem) jikalau sumber utama (misal LDAP server) gagal.

Sistem dapat mendukung berbagai macam unit pengorganisasian dan virtual host melalui konfigurasi server.

Administrator dapat memperbolehkan pengunjung mengakses semua course.

Sistem dapat mengotentifikasi melalui LDAP server eksternal.

Sistem dapat mengotentifikasi menggunakan protokol Kerberos.

Sistem mendukung Shibboleth

Sistem mendukung Central Autentication Service (CAS)

Sistem dapat mengotentifikasi menggunakan IMAP, POP3, dan secure NNTP.

Administrator dapat mengeset penerusan kegagalan otentifikasi melalui sumber kedua (misal database pada sistem) jikalau sumber utama (misal LDAP server) gagal.

Sistem dapat mendukung berbagai macam unit pengorganisasian dan virtual host melalui konfigurasi server.

2 Course Authorization Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.

Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat.

Administrator dapat mendistribusikan izin dan aturan pada banyak institusi atau departemen yang disimpan di lingkungan server.

Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula.

Guru/dosen dapat memberikan siswa akses yang terbatas terhadap peralatan instruksional berdasar aturan atau hak yang telah didefinisikan, dan membuat asisten pengajaran atau tambahan instruktur, setiap itu memiliki hak tersendiri. Administrator dapat membuat akses yang terbatas untuk dapat menggunakan berbagai alat administrasi. Administrator dan guru/dosen dapat mengkustomisasi aturan, membuat atau mengkustom aturan baru, membuat organisasi unit dan aturan yang tidak terbatas, dengan hak akses yang spesifik terhadap course atau alat administrasi. Guru/dosen atau siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda, atau grup yang berbeda pula.

Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.

Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat.

Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula.

Sistem mendukung pembatasan akses berdasarkan aturan-aturan tertentu dan aturan tersebut dapat dikustomisasi oleh penyedia layanan.

Administrator dapat membuat kostumisasi tak terbatas dari unit organisasi dan aturan dengan hak akses yang spesifik untuk course dan macam-macam alat.

Administrator dapat mendistribusikan izin dan aturan pada banyak institusi atau departemen yang disimpan di lingkungan server.

Guru/dosen dan siswa dapat diberikan aturan yang berbeda pada course yang berbeda pula.

3 Registration Integration Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.

Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file.

Siswa dapat meregistrasi sendiri. Administrator atau guru/dosen dapat membuat daftar batch untuk menambah siswa dalam suatu course menggunakan delimited text file, dan mengirim pesan email otomatis yang dibuat sisem ke siswa untuk bergabung dalam suatu course. Registrasi siswa dapat diotentifikasi melalui daftar master yang dibuat otomatis melalui sistem informasi siswa atau sistem direktori lain.

Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.

Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file.

Perangkat lunak mendukung penukaran data dengan sistem informasi siswa melalui sebuah event-driven API.

Guru/dosen dapat menambah siswa ke dalam course secara manual atau mempersilakan siswa untuk meregister sendiri.

Administrator dapat menambah daftar batch siswa ke dalam sistem menggunakan delimited text file.

Administrator dapat mentransfer informasi siswa secara dua arah antara sistem dan SIS menggunakan delimited text files.

Administrator dapat mentransfer informasi siswa secara dua arah antara sistem dan SIS menggunakan file IMS Enterprise Specification v1.1 XML melalui web services.

Perangkat lunak mendukung pertukaran data dengan sistem informasi siswa melalui sebuat event-driven API.

Perangkat lunak mendukung integrasi dengan SCT Banner, SCT Luminis, Datatel, PeopleSoft 8 atau intregitas yang dikostumisasi dengan SIS lain atau sistem portal.

Perangkat lunak mengikuti  spesifikasi aturan IMS Enterprise untuk data siswa.

4 Student Tracking Guru/dosen dapat mereview perekaman navigasi setiap siswa.

Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi.

Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual.

Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual.

Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara waktu dan tanggal dan seringnya siswa sebagai jumlah berapa kali pengaksesan terhadap isi course.

Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi.

Guru/dosen dapat mengetahui jejak secara berkala dan berapa lama siswa mengakses komponen course secara individual.

Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara waktu dan tanggal dan seringnya siswa sebagai jumlah berapa kali pengaksesan terhadap isi course.

Guru/dosen dapat mengetahui hasil dilihat secara dari banyaknya waktu, tanggal, frekuensi dan alamat IP setiap siswa yang mana mengakses isi course, forum diskusi, penilaian course, dan tugas.

Guru/dosen dapat mereview perekaman navigasi setiap siswa.

Statistik penggunaan dapat dijumlah antar course atau antar institusi.

5 Course Management Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.

Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan grup keanggotaan.

Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.

Instruktur dapat mengeset isi course secara spesifik yang akan dikeluarkan berdasar tanggal tertentu dan harus diselesaikan oleh siswa sebelum mereka melanjutkan coursenya.

Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan aktivitas course sebelumnya.

Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan performa siswa.

Instruktur(Guru/dosen) dapat mengeluarkan tugas, penilaian, dan pemberitahuan secara selektif berdasarkan mulai dan akhir tanggal secara spesifik.

Instruktur dapat mempersonalisasi akses ke materi course tertentu berdasarkan grup keanggotaan.

Evaluasi
1 Test Types Pilihan ganda

Jawaban banyak

Pencocokan

Urutan

Mengisi bagian kosong

Jawaban singkat

Pertanyaan survei

Essai

Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara)

Pilihan ganda

Jawaban banyak

Pencocokan

Mengisi bagian kosong

Jawaban singkat

Pertanyaan survei

Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara)

Pilihan ganda

Jawaban banyak

Pencocokan

Urutan

Kalimat acak

Perhitungan

Mengisi bagian kosong

Jawaban singkat

Pertanyaan survei

Essai

Pertanyaan dapat berisi elemen media lain (gambar, video, suara)

Kustomisasi jenis pertanyaan dapat didefinisikan.

2 Automated Testing Management Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban

Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri.

Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test.

Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali.

Siswa dibolehkan untuk mereview kembali dimana siswa mencoba jawaban sebelumnya dari sebuah kuis.

Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik.

Instruktur dapat membuat penilaian benar salah dan pertanyaan pilihan ganda secara otomatis, dan mengacak pertanyaan dari banyak pilihan, dengan boleh memilih pertanyaan-pertanyaan yang diperlukan untuk ditampilkan dari semua test yang telah diacak. Instruktur dapat mengeset tanggal dan waktu selama kapan siswa dapat mengakses suatu test. Instruktur dapat memberikan umpan balik secara individu, menilai ulang dari penilaian otomatis, dan membuatnya secara individu, unit tertentu, dan level tes suatu course. Instruktur dapat juga membuat pertanyaan survei. Sistem mendukung  data analisis tes untuk setiap item individu test, untuk test individu dan untuk survei. Instruktur dapat membedakan bobot test. Format LaTeX dapat digunakan untuk membuat persamaan matematika.

Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban

Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri.

Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test.

Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali.

Sistem mendukung MathML editor sampai rumus matematika pada pertanyaan dan jawaban.

Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik.

Sistem dapat mengacak pertanyaan dan jawaban

Instruktur(dosen/guru) dapat membuat penilaian sendiri.

Instruktur dapat mengeset pembatasan waktu dari suatu test.

Instruktur dapat membolehkan banyaknya siswa mencoba kembali.

Siswa dibolehkan untuk mereview kembali dimana siswa mencoba jawaban sebelumnya dari sebuah kuis.

Sistem mendukung MathML editor sampai rumus matematika pada pertanyaan dan jawaban.

Instruktur dapat menetapkan apakah jawaban benar akan ditampilkan sebagai umpan balik.

Sistem mendukung pengawasan tes.

Sistem mendukung protokol remote quiz yang mana memperbolehkan pertanyaan agar ditampilkan dan dinilai secara eksternal dari sistem melalui standar web service

3 Online Marking Tools Instruktur(guru/dosen) dapat memberikan sebagian petunjuk untuk jawaban yang benar. Instruktur dapt melihat nilai, berdasarkan siswa, atau semua siswa pada semua test. Instruktur dapat menyerahkan segala respon untuk penilaian tugas dan tes. Instruktur dapat mengedit semua penilaian secara manual. Instruktur dapat membuat versi pembatas koma dari skor nilai untuk dieksport ke program spreadsheet eksternal. Instruktur dapat menyediakan umpan balik pada semua penugasan melalui links yang relevan ke isi course, dan melalui anotasi. Instruktur(guru/dosen) dapat memilih untuk menilai setiap siswa pada semua pertanyaan atau menilai setiap pertanyaan untuk semua siswa.

Instruktur dapat memilih untuk mengevaluasi respon siswa tanpa nama.

Instruktur dapat mengaktifkan penilaian siswa dan komentar yang dikirim ke siswa lain.

4 Online Gradebook Instruktur (guru/dosen) dapat menambah penilaian pada tugas offline.

Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal.

Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal.

Instruktur dapat juga menambah test dan penugasan baik secara internal maupun eksternal. Skala penilaian sendiri dapat dibuat. Tes yang beragam dapat dikombinasikan untuk diintegrasikan agar lebih menarik dengan test utama. Pencocokan otomatis dapat dilakukan oleh seorang instruktur.

Instruktur(guru/dosen) dapat menambahkan detil ke dalam buku penilaian pada kolom yang dikustomisasi.

Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal.

Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal.

Ketika seorang instruktur(guru/dosen) menambahkan penilaian pada suatu course, perangkat lunak secara otomatis menambahkan ke dalam buku penilaian.

Instruktur dapat menambah penilaian pada tugas offline.

Instruktur dapat menambahkan detil ke dalam buku penilaian pada kolom yang dikustomisasi.

Instruktur dapat mengeksport nilai pada buku nilai ke spreadsheet eksternal.

Instruktur dapat membuat skala penilaian course yang mana dapat memakai persen, penilaian huruf, atau lulus/gagal.

Pembuatan Konten
1 Content Sharing/Reuse Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.

Repositori dapat diseluruh sistem atau unit organisasi secara individu.

Repositori mendukung IEEE LOM dan profil aplikasi metadata seperti, Dublin Core, Cancore, dan profil lainnya.

Fitur repositori tersedia melalui perangkat lunak TILE, atau pengaya Equella pihak ketiga.

Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.

File manager membolehkan pengguna untuk mengunggah dan berbagi berkas dengan yang lain.

Instruktur(guru/dosen) dapat berbagi materi dengan instruktur lain dan siswa melalui repositori objek pembelajaran.

Repositori dapat diseluruh sistem atau unit organisasi secara individu.

2 Course Templates Perangkat lunak mendukung untuk pembuatan template course standar.

Isi course dapat diunggah melalui file manager, bentuk yang diimport, atau dieksport, atau repositori objek pembelajaran, diimport secara langsung dari website melalui URL, atau diimport dari HTML editor. Instruktur dapat menggandakan dan memodifikasi template standar, atau membuat template baru. Instruktur dapat menambahkan juga, atau menghapus fungsi course dari template course.

Sistem membolehkan  administrator untuk menggunakan course yang sudah ada atau template yang telah tersedia sebagai awal dari course baru.

Isi dapat digandakan antar course. Suatu course dapat digunakan sebagai template untuk course selanjutnya.

Perangkat lunak mendukung untuk pembuatan template course standar.

Isi course dapat diunggah melalui WebDAV.

Sistem membolehkan  administrator untuk menggunakan course yang sudah ada atau template yang telah tersedia sebagai awal dari course baru.

3 Customized Look and Feel Sistem menyediakan template look and feel course.

Sistem menyediakan 5 template look and feel course standar, yang mana lainnya dapat juga diunduh dan dipasang. Institusional dapat membuat template look and feel sendiri. Institusional dapat menggunakan gambar institusional sendiri, header dan footer, pada semua course, atau setiap kategori course. Instruktur dapat merubah tab navigasi, ikon peralatan yang tersedia, dan urutan dari item menu pada suatu course.

Instruktur(guru/dosen) dapat merubah susunan nama dan item menu dari suatu course.

Institusi dapat membuat template look and feel sendiri pada seluruh sistem, termasuk logo institusional mereka sendiri, header dan footer.

Antarmuka dijalankan oleh template. Setiap user dapat menyusun ulang kotak-kotaknya melalui antarmuka sendiri. Professor dapat mengaktifkan/menonaktifkan fitur tertentu.

Sistem menyediakan template look and feel course.

Instruktur(guru/dosen) dapat merubah ikon dan skema warna navigasi pada suatu course.

Instruktur dapat merubah susunan nama dan item menu dari suatu course.

Institusi dapat membuat template look and feel sendiri pada seluruh sistem, termasuk logo institusional mereka sendiri, header dan footer.

Sistem dapat mendukung banyak institusi, departemen, sekolah atau unit organisasi lain dalam satu instalasi dimana setiap unit dapat menggunakan template look and feel sendiri sesuai kebutuhan seperti gambar institusional, header dan footer.

4 Instructional Design Tools Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.

Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik.

Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang.

Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.

Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik.

Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang.

Instruktur(guru/dosen) dapat mengorganisasi objek pembelajaran, peralatan course, dan isi ke dalam urutan pembelajaran yang dapat digunakan ulang.

Instruktur dapat membuat urutan pembelajaran secara linear yang hirarkinya terorganisasi sesuai dengan course, pelajaran, dan topik.

Instruktur dapat menggunakan ulang course sebagai template untuk digunakan pada pelajaran mendatang.

Kebutuhan hardware/software Semua client browser

Database :

Mendukung MySQL

Mendukung server UNIX

Mendukung server Windows

Persyaratan

HTTP Web Server yang diperlukan. (Disarankan menggunakan Apache)

PHP versi 4.3.0 + untuk ATutor 1.6.2 dan sebelumnya. ATutor memerlukan PHP 1.6.3 + 5.0.2 +. Zlib, MySQL, MBString harus diaktifkan (Curl juga harus diaktifkan untuk Social ATutor).

MySQL : MySQL 4.1.10 +.

Web Browser

ATutor memanfaatkan banyak fitur HTML baru yang hanya didukung dalam browser Web ini. Disarankan untuk menggunakan browser terbaru. Versi terbaru FireFox 2 +, Opera 8 +, dan Microsoft Internet Explorer 7 + bekerja dengan baik dengan ATutor.

Client browser (IE 6+, Firefox 2+, Safari, Opera)

Database :

Sistem mendukung database MySQL.

Sistem hanya membutuhkan 1 database dan dapat berjalan bersama dengan tabel dari aplikasi lain.

Mendukung server UNIX

Mendukung server Windows

Kebutuhan minimal :

MySQL 5

Apache 2.x

PHP 5

Client browser

Database :

Oracle

MS SQL Server

MySQL

PostGreSQL

Sistem hanya membutuhkan 1 database dan dapat berjalan bersama dengan tabel dari aplikasi lain.

Mendukung server UNIX

Mendukung server Windows

Seperti XAMPP, WAMPP, dll

Moodle dikembangkan dengan Apache, MySQL dan PHP. Telah diuji menggunakan Windows XP/2000/2003 (WAMP), Solaris 10 (Sparc dan x64), Mac OS X dan sistem operasi Netware 6. Dukungan untuk PostgreSQL, Oracle dan Microsoft SQL Server juga tersedia.

Persyaratan untuk Moodle adalah sebagai berikut:

Hardware

Disk space: 160MB free (min).

Memory: 256MB (min), 1GB (direkomendasikan).

Perangkat lunak server web. Kebanyakan situs menggunakan Apache sebagai perangkat lunak server web.

Bahasa skrip PHP.

Lihat dokumen asli dengan mengeklik disini.

Related posts:

  1. Perbandingan E-Learning
  2. Lingkup Kerja Evaluasi E-Learning

Tagged as:
Comments (0) Trackbacks (0)

No comments yet.

Leave a comment


No trackbacks yet.