Learn More Ingin tahu kok dikasih tempe


17
Nov/09
0

Etika Bisnis

Etika, merupakan seperangkat kesepakatan umum untuk mengatur hubungan antar orang per orang atau orang per orang dengan masyarakat, atau masyarakat dengan masyarakat yalai. Pengaturan tingkah laku ini perlu agar terjadi hubungan yang tidak saling merugikan di antara orang per orang, atau antara orang per orang dengan masyarakat, atau antara kelompok -kelompok dalam masyarakat.

Etika komunikasi merupakan syarat mutlak dalam hubungan antar pegawai. Oleh karena itu, setiap pegawai kantor dalam menjalankan tata hubungan kantor harus mempunyai:

  • Kesusilaan atau budi pekerti yg baik
  • Kesopanan dalam segala segi kehidupan dan tindakannya

Etika bisnis adalah kebiasaan, prinsip atau pandangan kegiatan usaha dengan segala persoalannya dalam bidang bisnis untuk mencapai penghasilan atau suatu keuntungan.

Etika dalam berbisinis ada 2 macam :

  • Etika Tertulis
    Kebijakan yang mempunyai kekuatan hukum, seperti : undang-undang, hukum, peraturan.
  • Etika Tak Tertulis
    Bentuk tak tertulis tersebut berupa kesepakatan umum dalam masyarakat atau kelompok masyarakat. Kesepakatan ini kemudian lebih dikenal dengan etiket, sopan santun, dsb.

Etika bisnis kegiatannya mencakup tentang:

  • Perdagangan
  • Industri
  • Jasa

Prinsip etika dalam berbisnis :

  • Kejujuran (Honesty)
  • Memegang prinsip (Integrity)
  • Memelihara janji (Promise Keeping)
  • Kesetiaan (Fidelity)
  • Kewajaran (Fairness)
  • Suka membantu orang lain (Caring for other)
  • Hormat kepada orang lain (Respect for other)
  • Warga negara yang bertanggung jawab (Responbility citizenship)
  • Mengejar keunggulan (pursuit of excellence)
  • Dapat dipertanggungjawabkan (accountability)

Cara mempertahankan standar etika & tanggung jawab perusahaan

  • Menciptakan kepercayaan perusahaan
  • Jalankan kode etik
  • Lindungi hak perorangan
  • Adakan pelatihan etika
  • Lakukan audit etika secara periodik
  • Pertahankan standar yang tinggi tentang tingkah laku, jagan hanya aturan
  • Hindari contoh etika yang tercela
  • Ciptakan budaya komunikasi dua arah
  • Tanggung jawab terhadap :
    • perusahaan
    • lingkungan
    • karyawan
    • investor
    • pelanggan
    • masyarakat

Etika bisnis berperan penting dalam memberikan kepercayaan terhadap kelompok atau individu yang berkepentingan dengan jalannya perusahaan

Tagged as:
17
Nov/09
0

2012

Belum pernah terjadi sebelumnya sebuah angka menjadi begitu penting bagi seluruh peradaban, agama, ilmuwan dan pemerintahan. “2012” menampilkan gambaran akan datangnya hari kiamat dengan munculnya musibah-musibah besar di dunia dan kisah beberapa orang yang selamat dari musibah tersebut.

Inilah sinopsis singkat mengenai film yang sedang ngetrend saat ini, 2012, oleh pakar film Roland Emmerich (juga merupakan produser film Independence Day dan The Day After Tomorrow) yang berkisah tentang mitor kalender Maya kuno, yang mengatakan bahwa dunia akan berakhir pada 21 Desember 2012. Ketika bencana global menyodorkan dunia ke dalam kekacauan, Jackson Curtis (John Cusack), seorang penulis memastikan bahwa manusia tidak sepenuhnya tewas. Chiwetel Ejiofor, Danny Glover, Amanda Peet, Thandie Newton, dan Oliver Platt keluar menjadi tokoh akhir.

(Unduh/download filmnya dengan cara-cara anda, kami tidak menyediakan linknya karena hal ini bertentangan dengan UU ITE. Silakan anda telusuri sendiri menggunakan pakde Google sebagai dukun super pencari film.)

Tagged as:
10
Nov/09
0

Testing Media Digital

Testing adalah suatu kegiatan pengujian pada media yang sudah dibuat untuk menemukan kesalahan baik secara logical ataupun fungsional.

Logical testing yaitu pengujian pada perangkat untuk membuat media digital. Pada pemrograman logical testing yaitu menemukan kesalahan pada pemrograman.

Pengujian funsional yaitu pengujian media apakah sesuai dengan skenario atau belum.

Pre implementation testing:

  • Unit testing: pengujian komponen atau unit-unit pada media
  • Alpha testing: pengujian oleh pembuat media
  • Beta testing: pengujian oleh user

Post implementation testing: testing yang dilakukan setelah PL digunakan (sering disebut/ merupakan bagian maintenance)

  1. Corrective maintenance
    Melakukan koreksi/ pembetulan kesalahan pada media digital, dimana kesalahan pada media digital ditemukan setelah media digital digunakan.
  2. Adaptive maintenance
    Penyesuaian media digital/ PL terhadap hardware atau sistem operasi yang digunakan.
  3. Perfective maintenance
    Menambahkan kemampuan media digital/ PL sesuai dengan kebutuhan yang baru.

Bagian yang perlu ditesting

  1. Skenario: menguji apakah sudah sesuai dengan tujuan awal.
  2. User interface: menguji interface media digital yang dibuat\
    • Screen design
    • Link/ menu
    • Iconisasi
    • Eye cacthing/ eye candy

Yang dihasilkan/ diperoleh dari testing:

  1. Kesalahan secara logical/ fungsional
  2. Tujuan yang disampaikan tercapai.
  3. Media digital lebih sempurna.

Pembuatan media digital

  1. Membuat mulai dari nol -> sesuai keinginan user
  2. Prototyping
    Kelemahan:
    • Developer cenderung bersifat memaksa menyamakan persepsi pada user.
    • User cenderung menganggap protoripe merupakan hasil akhir.
    • Bagi user yang lebih berpengalaman/ pandai, prototipe bisa saja menyulitkan developer karena user meminta lebih dari yang disajikan.
Tagged as:
5
Nov/09
0

Karmic Release Party

Karmic Koala datang, dijadwalkan akan dirilis pada bulan Oktober 2009.

Acara perayaan diluncurkannya suatu rilis terbaru Ubuntu, biasanya diadakan kegiatan pengenalan Ubuntu ke publik dan juga ajang silahturahmi komunitas.

Untuk setiap rilis Ubuntu, seluruh komunitas mengadakan event di seluruh dunia. Inti dari acara ini adalah kita bersama-sama merayakan, bertemu teman baru dan perkenalan dengan Ubuntu versi terbaru (Karmic Koala). Jadi selain bertemu dengan teman-teman baru dan komunitas Ubuntu, acara ini juga dibuat menyenangkan!

Karmic Release Party Yogyakarta I

Waktu

Sabtu, 14 November 2009 jam 08.00 WIB

Tempat

Ruang Teatrikal Fakultas Sains & Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Menu Acara (terbuka untuk umum)

  • Talkshow "OpenSource untuk Kemandirian Bangsa"
  • Review Ubuntu Karmic Koala
  • Implementasi Ubuntu dengan Repository

Nara Sumber

  • Antonius Fran Setiawan - Chief Editor Skripta Media Creative
  • Hendra Indriyanto - Divisi ICT NGO Combine Resource Institution
  • Ubuntu Jogja
  • KSL Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Moderator

Dedy Hariyadi - Magister Teknologi Informasi UGM

Sasaran

  • Usaha Kecil Menengah (UKM)
  • Kelompok Study Linux Se-Jogja
  • Sekolah Menengah Atas Se-Jogja
  • Lembaga / Instansi yang telah menggunakan FOSS
  • Umum

Investasi

  • Investasi Rp. 5.000,- untuk 50 pendaftar pertama
  • Investasi Rp. 10.000,-

Bonus :

  • Sertifikat
  • CD Linux Ubuntu 9.10 Karmic Koala
  • Sticker
  • Makan Siang
  • Doorprize :
    • SilverBiz Hosting dari Indobizweb
    • Buku dari Andi Publisher
    • Doorprize menarik lainnya

Tempat Pendaftaran

Pendaftaran secara Online (http://mti.ugm.ac.id/krp/)

Pembayaran dapat dilakukan di (mulai tanggal 8-13 November 2009):

  • Dedy Hariyadi, Lab. M22 MTI UGM Yogyakarta
  • Lt. 1 Fakultas Sains & Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Panitia

  • Ubuntu Jogja
  • KSL UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Sponsor

  • Indobizweb, host your web personally
  • Magister Teknologi Informasi UGM
  • Andi Publisher
  • Smile Group
  • Ivaa Digital Information Center
  • Combine Resource Institution
  • LPK e-FAC
  • Geronimo FM

Lihat poster klik disini.

Karmic Release Party Semarang

Waktu

Minggu, 15 November 2009 jam 08.00-12.30 WIB

Tempat

Lantai 2 Kampus Teknik Industri Universitas Diponegoro (Tembalang)

Kontribusi

15.000 IDR

Fasilitas

  • Snack+makan siang
  • Sertifikat
  • Hotspot

Agenda

  • Paparan Komunitas Ubuntu Semarang
  • What’s new on Ubuntu 9.10 Karmic Koala
  • Install Fest WUBI
  • Cloud Computing
  • Blender 3D

Info Lanjut

  • http://tech.groups.yahoo.com/group/ubuntu-semarang
  • http://www.facebook.com/event.php?eid=187229514738
Tagged as:
3
Nov/09
0

Penataan Manajemen Pendidikan yang Efektif

Untuk menata manajemen pendidikan yang efektif di era otonomi daerah, diperlukan need assessment (Ellis, 1994: 2 dan Bray, 1996: 9).

Need assessment dilakukan untuk mengakomodasikan kebutuhan-kebutuhan yang sesuai dengan karakteristik daerah.  Daerah yang miskin menurut Bray (1996: 9) perlu mendapat bantuan dari pusat atau daerah lainnya yang kaya.   Faktor keuangan daerah tersebut cukup dominan dalam keberhasilan otonomi.

Need assessment dilakukan terhadap kurikulum, kesiswaan, guru dan pegawai sekolah, keuangan, sarana dan prasarana, hubungan masyarakat, dan aktivitas lain yang mendukung pendidikan.

Orientasi studi manajemen pendidikan masih cenderung melihat sesuatu yang tampak di mata (tangible), kurang memperhatikan sesuatu yang tidak kelihatan (intangible) seperti nilai, tradisi dan norma yang menjadi budaya organisasi, dan ada di dalam sebuah organisasi.

sekolah efektif

David A. Squires, et.al. (1983) ciri-ciri sekolah efektif yaitu:

  1. adanya standar disiplin yang berlaku bagi kepala sekolah, guru, siswa, dan karyawan di   sekolah
  2. memiliki suatu keteraturan dalam rutinitas kegiatan di kelas
  3. mempunyai standar prestasi sekolah yang sangat tinggi
  4. siswa diharapkan mampu mencapai tujuan yang telah direncanakan
  5. siswa diharapkan lulus dengan menguasai pengetahuan akademik
  6. adanya penghargaan bagi siswa yang berprestasi
  7. siswa berpendapat kerja keras lebih penting dari pada faktor keberuntungan dalam meraih     prestasi
  8. para siswa diharapkan mempunyai tanggungjawab yang diakui secara umum
  9. kepala sekolah mempunyai program inservice, pengawasan, supervisi, serta menyediakan waktu untuk membuat rencana bersama-sama dengan para guru dan memungkinkan adanya umpan balik demi keberhasilan prestasi akademiknya.

Jaap Scheerens (1992) sekolah yang efektif mempunyai lima ciri penting:

  1. kepemimpinan yang kuat
  2. penekanan pada pencapaian kemampuan dasar
  3. adanya lingkungan yang nyaman
  4. harapan yang tinggi pada prestasi siswa
  5. dan penilaian secara rutin mengenai program yang dibuat siswa.

Mackenzie (1983) mengidentifikasikan tiga dimensi pendidikan efektif yaitu kepemimpinan, keefektifan dan efisiensi serta unsur pokok dan penunjang masing-masing dimensi tersebut.

Edmons (1979) lima karakteristik sekolah efektif yaitu :

  1. kepemimpinan dan perhatian kepala sekolah terhadap kualitas pengajaran
  2. pemahaman yang mendalam terhadap pengajaran
  3. iklim yang nyaman dan tertib bagi berlangsungnya pengajaran dan pembelajaran
  4. harapan bahwa semua siswa minimal akan menguasai ilmu pengetahuan tertentu
  5. penilaian siswa yang didasarkan pada hasil pengukuran hasil belajar siswa.

Pengetahuan lain mengenai sekolah efektif adalah sebagai berikut :

  1. mampu mendemontrasikan kebolehannya mengenai seperangkat kriteria
  2. menetapkan sasaran yang jelas dan upaya untuk mencapainya
  3. adanya kepemimpinan yang kuat
  4. adanya hubungan yang baik antara sekolah dengan orangtua siswa
  5. pengembangan staf dan iklim sekolah yang kondusif untuk belajar

Lihat slide presentasinya secara langsung dengan mengeklik disini.

3
Nov/09
0

Organisasi Lembaga Pendidikan

Suatu organisasi yang  unik dan kompleks yang merupakan suatu lembaga penyeleng-gara pendidikan.

Tujuannya antara lain adalah menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademik dan/ atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan, memperkaya khanazah ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian, serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional (Sismanto,2007:1)

Tagged as: