10
Nov/090
Nov/090
Testing Media Digital
Testing adalah suatu kegiatan pengujian pada media yang sudah dibuat untuk menemukan kesalahan baik secara logical ataupun fungsional.
Logical testing yaitu pengujian pada perangkat untuk membuat media digital. Pada pemrograman logical testing yaitu menemukan kesalahan pada pemrograman.
Pengujian funsional yaitu pengujian media apakah sesuai dengan skenario atau belum.
Pre implementation testing:
- Unit testing: pengujian komponen atau unit-unit pada media
- Alpha testing: pengujian oleh pembuat media
- Beta testing: pengujian oleh user
Post implementation testing: testing yang dilakukan setelah PL digunakan (sering disebut/ merupakan bagian maintenance)
- Corrective maintenance
Melakukan koreksi/ pembetulan kesalahan pada media digital, dimana kesalahan pada media digital ditemukan setelah media digital digunakan. - Adaptive maintenance
Penyesuaian media digital/ PL terhadap hardware atau sistem operasi yang digunakan. - Perfective maintenance
Menambahkan kemampuan media digital/ PL sesuai dengan kebutuhan yang baru.
Bagian yang perlu ditesting
- Skenario: menguji apakah sudah sesuai dengan tujuan awal.
- User interface: menguji interface media digital yang dibuat\
-
- Screen design
- Link/ menu
- Iconisasi
- Eye cacthing/ eye candy
Yang dihasilkan/ diperoleh dari testing:
- Kesalahan secara logical/ fungsional
- Tujuan yang disampaikan tercapai.
- Media digital lebih sempurna.
Pembuatan media digital
- Membuat mulai dari nol -> sesuai keinginan user
- Prototyping
Kelemahan:
-
- Developer cenderung bersifat memaksa menyamakan persepsi pada user.
- User cenderung menganggap protoripe merupakan hasil akhir.
- Bagi user yang lebih berpengalaman/ pandai, prototipe bisa saja menyulitkan developer karena user meminta lebih dari yang disajikan.
Related posts:
« 2012