Aug/090
Laporan Penelitian
“Laporan Penelitian Studi Efektifitas Pembimbingan Penulisan Karya Ilmiah Online Bagi Guru” Oleh Herman Dwi Surjono, Ph.D., dkk.
Rumusan Permasalahan
Rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
- Bagaimana deskripsi sistem pembimbingan KTI online Ditjen PMPTK?
- Bagaimana strategi pembimbingan yang diterapkan dalam sistem tersebut?
- Bagaimana aktivitas pembimbingan yang telah berlangsung?
- Apa hambatan dosen pembimbing dalam melaksanakan pembimbingan?
- Seberapa jauh efektivitas (ketercapaian tujuan) program pembimbingan tersebut?
Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:
- Untuk mengetahui deskripsi sistem pembimbingan KTI online Ditjen PMPTK.
- Untuk mengetahui strategi pembimbingan yang diterapkan dalam sistem tersebut.
- Untuk mengetahui aktivitas pembimbingan yang telah berlangsung.
- Untuk mengetahui hambatan dosen pembimbing dalam melaksanakan pembimbingan.
- Untuk mengetahui efektivitas (tingkat ketercapaian tujuan) program pembimbingan.
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini berguna sebagai bahan masukan Direktorat Profesi Pendidik Ditjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) Depdiknas RI
Aug/092
Korelasi Sebab Akibat
“Pengaruh besarnya bandwith internet terhadap proses kegiatan praktikum”
Dalam kegiatan suatu praktikum tertentu, semakin besarnya kapasitas bandwith internet dapat mempermudah mahasiswa dalam menyelesaikan kegiatan praktikumnya.
“Ketersediaan fasilitas laboratorium dalam mendukung keberhasilan kegiatan praktikum”
Semakin lengkap fasilitas yang disediakan di lingkungan laboratorium akan sangat besar dampaknya terhadap proses keberhasilan mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan suatu praktikum.
Aug/090
Panduan Proposal KP
Secara umum proposal kegiatan Praktik Industri / Kerja Praktik yang diajukan sebagai berikut :
Judul Proposal
Judul proposal merupakan kegiatan Praktik Industri di industri yang dituju, misalnya Proposal Praktik Industri Mahasiswa FT Universitas Negeri Yogyakarta di PT. Timor Putra Nasional – Cikampek, Jawa Barat
Latar Belakang
Latar belakang cukup tiga alinea saja. Alinea pertama berisi ungkapan keharusan melaksanakan program Praktik Industri bagi mahasiswa. Alinea kedua berisi alasan pemilihan industri dan keterkaitan dengan program studi mahasiswa, dan alinea ketiga berisi manfaat apabila kegiatan Praktik Industri dapat dilangsungkan di industri yang diinginkan.
Tujuan
Dalam tujuan diuraikan secara jelas dan singkat yang menyiratkan tempat dan bagian pada industri tersebut akan digunakan untuk tempat Praktik Industri. Bila perlu diuraikan pula detail kerja atau proses kerja yang akan diambil sebagai kegiatan khusus selama melaksanakan Praktik Industri. Misalnya secara singkat bagian yang diambil adalah pelaksanaan proses industri tepung terigu, sedangkan kegiatan khususnya adalah sistem kendali atau otomasi pengepakannya. Pada tujuan ini mahasiswa harus memilih bagian dan kasus yang relevan dengan program studi atau keahlian khusus yang telah dimiliki mahasiswa. Hal ini untuk memudahkan pelaksanaan Praktik Industri itu sendiri, jangan sampai pemilihan bagian ini akan menyulitkan mahasiswa karena tugas yang diberikan industri menyimpang atau mahasiswa kurang menguasai pengetahuan pada bidang tersebut.
Waktu
Waktu merupakan jangka waktu yang dihitung dalam satu satuan bulan, karena kebiasaan industri waktu yang disediakan untuk kegiatan Praktik Industri atau sejenisnya dihitung berdasarkan bulan. Dalam proposal nantinya disebutkan sekian bulan dari tanggal awal pelaksanaan sampai akhir pelaksanaan. Kendati waktu telah ditentukan sendiri oleh mahasiswa, ada kalanya industri mengganti tanggal tersebut karena disesuaikan dengan jadwal yang telah mereka buat. Untuk itu informasi tentang industri yang diinginkan sangat perlu diketahui sebelum mengajukan permohonan Praktik Industri.
Peserta
Nama peserta, jumlah dan spesialisasi sesuai dengan program studinya dinyatakan dengan jelas. Bila perlu disertai prestasi atau kegiatan lain yang pernah dilaksanakan untuk menunjang kompetensi mahasiswa.
Bagian Penutup
Pada bagian ini diisi oleh harapan, manfaat, dan ucapan terima kasih apabila industri berkenan menerima mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan Praktik Industri dan ditutup dengan tanda tangan peserta, dosen pembimbing, dan koordinator Praktik Industri jurusan.
Lampiran
Sesuai dengan permintaan beberapa industri, setiap proposal mohon dilampiri transkrip nilai sampai dengan semester yang diambil, piagam penghargaan, dan keterangan lain yang dapat menunjang kompetensi mahasiswa.
Dalam penyusunan proposal Praktik Industri, mahasiswa sebaiknya perlu mengetahui secara umum industri yang akan dituju dan berkonsultasi dengan koordinator Praktik Industri jurusan masing-masing. Jumlah lembar proposal seringkas mungkin dengan lebih menonjolkan pada aspek tujuan dan waktu yang diinginkan.
Aug/090
Rumusan Masalah
Penentuan topik adalah tahap awal dalam proses penelitian atau penyusunan karya ilmiah. Topik yang masih bersifat awal tersebut kemudian difokuskan dengan cara membuatnya lebih sempit cakupannya atau lebih luas cakupannya. Ketika cakupannya sudah sesuai, kemudian permasalahan dapat ditentukan. Permasalahan dapat berupa pertanyaan yang kemudian analisis atau pernyataan argumentasi yang merupakan penjabaran bukti berdasarkan analisis.
Berikut ini langkah-langkah yang dilakukan untuk menemukan permasalahan dari topik karya ilmiah yang sudah siap.
Tentukan tipe karya ilmiah
Berikut ini beberapa tipe karya ilmiah :
- ANALISIS melihat apa yang dibalik permukaan materi: melihat hubungan antar bagian dan keseluruhan, mengenali hubungan antara sebab-akibat, mencari hal-hal penting, mempertanyakan suatu validitas. Kata tanya yang digunakan BAGAIMANA, atau APA.Kalimat tanya yang dibentuk bukanlah kalimat tanya yang tertutup atau hanya membutuhkan jawaban “ya” atau “tidak”. Kalimat tanya yang dibentuk membutuhkan penjabaran dalam menjawabnya. Penjabaran itulah yang kemudian menjadi karya ilmiah yang disusun dalam bab-bab yang berurutan dan saling berhubungan.
Contoh rumusan masalah :
- Bagaimana Metadata Dublin Core yang memiliki 15 elemen mampu mengklasifikasikan informasi berbentuk image, audio dan video?
- Bagaimana data ciri khas masing-masing informasi tersebut dapat diadaptasi oleh Metadata Dublin Core?
- Apa faktor-faktor dalam metode Winter yang menyebabkan perubahan nilai produksi barang tertentu?
- Bagaimana menghasilkan trend prestasi akademik dari setiap angkatan mahasiswa berdasarkan hasil test masuk?
- PERBANDINGAN berarti mencari perbedaan dan persamaan. Aspek yang dibandingkan disiapkan dan digunakan untuk menyusun penulisan.
Contoh :
- Bandingkan performa akses ke digital library dengan repository terpusat di satu server dengan kapasitas besar, dengan akses ke digital library dengan repository terdistribusi dengan kapasitas sedang. Perbandingan yang dapat dilihat dari kecepatan akses, macam standar yang diperlukan, prosedur update data, prosedur pemeliharaan, keamanan data dll.
- Bandingkan alternatif pendukung keputusan tentang banyak barang yang diproduksi berdasarkan metode X dan metode Y dengan parameter jenis barang, dan jumlah barang.
- Bandingkan ketepatan dokumen hasil pencarian dengan metode X dan Y berdasarkan faktor-faktor: jumlah istilah, bobot istilah dan kecepatan proses.
- ARGUMENTASI (setuju atau tidak setuju) meminta kita berada di satu sisi
berdasarkan analisis dari bukti-bukti yang kuat dan alasan yang jelas dan dapat diterima. Pada dasarnya hanya ada dua tipe dari 3 tipe yang dijelaskan di atas yaitu tipe analisis dan argumentasi. Tipe perbandingan termasuk dalam tipe analisis karena melakukan analisis terhadap 2 hal yang dibandingkan.
Siapkan sumber informasi
Ketika permasalahan sudah ditentukan dan jelas, maka sumber informasi dapat mulai dicari. Sumber informasi yang tersedia dalam suatu institusi akademik adalah :
- buku pegangan kuliah yang digunakan para dosen untuk mengajar. Sifat buku ini biasanya berisi teori dan latihan. Buku ini cocok untuk pengajaran dan dasar dari teori-teori yang sedang dipelajari.
- buku umum referensi seperti ensiklopedia dan kamus bidang ilmu tertentu yang digunakan untuk mengenalkan hal-hal dasar. Cocok untuk mahasiswa pemula.
- jurnal ilmiah digunakan untuk mendapatkan pengembangan terbaru dalam bidang ilmu tertentu dan sangat cocok untuk menjadi referensi karya ilmiah. Jurnal ilmiah dapat dalam bentu cetak maupun digital (database online).
- sumber informasi di Internet berupa situs-situs yang sesuai dengan bidang ilmu. Sifat informasi beragam dalam waktu dan ketepatan. Sumber informasi perlu verifikasi sebelum digunakan.
- Data statistik dan data-data dari pemerintah dapat didapatkan secara online seperti misalnya pada situs Badan Statistik Nasional. Perkembangan daerah-daerah tertentu atau negara tertentu dapat dipantau dari situs resmi pemerintah terkait.
- Sumber informasi lain adalah hasil wawancara dan hasil observasi dari mahasiswa yang berkaitan dengan karya yang sedang dikerjakan.
Semua sumber informasi di atas dapat digunakan. Beberapa sumber informasi yang tidak direkomendasikan sebagai referensi dalam penulisan karya ilmiah adalah majalah populer dan catatan/bahan ajar dosen.
Kumpulkan beberapa buku, artikel, buku referensi atau apapun yang ditemukan dan baca beberapa halaman pada bahasan-bahasan yang tepat. Hindari untuk berusaha membaca 1 atau lebih bab penuh, karena akan membuat terbeban berat. Untuk mencari informasi dari buku-buku beberapa hal yang membantu untuk pencarian informasi secara efektif adalah:
- baca daftar isi dan temukan beberapa istilah yang berkaitan dengan topik
- baca halaman pengantar untuk mengetahui isi singkat buku dan tingkat pembaca yang dituju
- cari istilah-istilah kunci dalam topik di indeks
Jika menemukan istilah atau bahasan yang terkait dengan topik, bacalah pada halaman yang membahas istilah tersebut. Jika sesuai teruskan, jika tidak carilah pada bagian lain, atau pada buku lain.
Untuk penggunaan koleksi karya ilmiah seperti jurnal, prosiding, atau laporan penelitian, abstrak karya ilmiah tersebut menjadi bagian pertama untuk dibaca. Abstrak memberikan gambaran singkat dari isi karya ilmiah. Dari abstrak, pembaca dapat menentukan apakah isi artikel tersebut mendukung/sesuai atau tidak.
Dengan mendapatkan beberapa materi pendukung, atau sumber informasi sesuai dengan topik, maka topik tersebut akan dapat dikembangkan, permasalahan yang menarik untuk dibahas akan muncul, dan ide-ide yang belum terpikirkan sebelumnya dapat dilengkapi.
Menyempitkan atau memperluas topik
Seringkali kita mendapati bahwa topik yang dipilih masih terlalu sempit artinya sumber informasi yang ditemukan sangat terbatas, ukuran karya ilmiah yang akan dihasilkan tidak mencukupi standar yang ditentukan (jumlah halaman misalnya), atau terlalu luas karena sumber informasi terlalu banyak sehingga perlu dipersempit cakupannya sampai sumber informasi yang digunakan cukup, misalnya 5 dari 25 sumber informasi. Menyempitkan atau memperluas juga diperlukan berkenaan dengan popularitas dari topik tersebut, jika topik sudah banyak dibahas dan diteliti, maka perlu perbaikan sehingga menghasilkan topik yang punya fokus khusus dari topik tersebut.
Contoh Topik:
- Datawarehousing dalam industri
- Keamanan data di Internet
- Database terdistribusi
- Pengenalan Pola untuk Pengambilan Keputusan
menyempitkan (narrowing)
menggunakan journalist’s questions untuk mendapatkan aspek lain dari hal yang luas tadi. Misalnya: Datawarehousing.
What : Apa dari datawarehousing yang dapat dianalisis? Strukturnya, algoritmanya
When : Pada saat proses apa dalam datawarehousing yang dapat dibahas? Akses, pencarian pada datawarehousing.
Who : jenis perusahaan, jenis data yang mana cocok menggunakan datawarehousing?
Where : dimana inti dari datawarehousing?
Why : mengapa ada datawarehousing, mengapa perlu?
How : bagaimana hubungan datawarehousing dengan data mining? Dengan DSS? Dengan SIM?
memperluas (broadening)
Cari hubungan topik dengan hal lain yang berada di sekitar topik yang dipilih.
Permasalahan (thesis statement or research question)
Dari jenis karya ilmiah yang ditetapkan dapat ditentukan beberapa hal:
argumentasi/thesis
- intinya pada pernyataan berdasarkan analisis dan bersifat argumentasi
- menyatakan apa pilihan/cara yang terbaik/tercepat/ paling tepat didasari pada hasil analisis
- pernyataan yang meyakinkan dengan didukung bukti dari hasil analisis
- menjawab pertanyaan “APA” dan “MENGAPA” dalam rangka membuktikan bahwa apa yang dinyatakan itu benar
- berada pada salah satu sisi dari topik
- pernyataan harus lolos uji “SO WHAT”, artinya pernyataan tersebut dianggap penting, menarik dan layak untuk diperdebatkan
- sifatnya terfokus dan sempit
Contoh : Metode Winter menghasilkan dukungan pengambilan keputusan untuk penentuan produksi barang musiman dengan ketepatan lebih dari 75%.
analisis
- intinya pada pertanyaan-pertanyaan tentang apa yang akan diteliti, dicari jawabannya atau didapatkan solusinya
- mencari kemungkinan-kemungkinan pilihan/cara yang terbaik/tercepat/paling
- dapat diperoleh dengan menggunakan journalist’s questions untuk mendapatkan pertanyaan yang menarik dan layak untuk dianalis
- pertanyaan lolos uji “SO WHAT”, artinya pertanyaan tersebut akan menghasilkan jawaban yang layak dianalisis, dan menghasilkan temuan baru atau lain
- sifatnya luas, fokus pada beberapa hal
Maka pada intinya: thesis/argumentasi adalah salah satu kemungkinan/jawaban untuk menjawab. Contoh dari bentuk rumusan masalah yang bersifat analisis adalah: Bagaimana menentukan trend peningkatan jumlah konsumen dengan metode market basket analysis.
The "So What?" Test
Ketika merencanakan untuk menulis, hal yang penting untuk diperhatikan adalah:
- usahakan/cari/pilih topik yang pantas untuk diperdebatkan atau untuk digali lagi.
- Permasalahan atau argumentasi yang disajikan masih populer, menarik untuk dibahas atau kontroversial.
- Selalu bertanya :” SO WHAT” (apa pentingnya topik ini?) atau “WHO CARES” (siapa akan tertarik/peduli?)
Contoh topik:
- Teknologi SMS
- Image 2 dimensi
- Distributed database pada digital library
- Parking lot detection dengan infrared
- Car ID recognition
Mana yang kira-kira menarik untuk ditulis/dibahas/didiskusikan? Dan mana yang kurang menarik? Coba cek topik yang dipilih? Apakah cukup up to date untuk dibahas/ditulis?
Buatlah topik lebih sempit atau lebih luas kemudian menentukan permasalahan untuk karya ilmiah argumentasi atau karya ilmiah analisis.
Lakukan uji “SO WHAT” pada setiap pernyataan argumentasi atau pertanyaan yang akan diteliti.
Aug/090
Proposal Penelitian
Sebelum memulai penulisan karya ilmiah, hal-hal yang perlu disiapkan adalah topik tulisan yang sudah jelas, perumusan masalah (research question / thesis statement) yang pasti, dan sumber-sumber informasi yang menunjang. Dengan berbekal 3 hal tersebut, proposal disusun untuk memberikan gambaran awal dari tulisan karya ilmiah atau penelitian yang akan dibuat/disusun.
Format proposal
Proposal merupakan gambaran awal dari penelitian atau tulisan karya ilmiah yang akan dibuat. Hal-hal yang perlu dituliskan pada proposal adalah :
- latar belakang : berisi latar belakang menulis atau melakukan penelitian pada topik yang dipilih, hal-hal yang menarik atau menimbulkan pertanyaan dari topik ini, pentingnya topik ini untuk diangkat sebagai tulisan atau untuk diteliti.
- perumusan masalah : berisi thesis statement atau research question yang ditulis secara singkat dan jelas dalam bentuk pernyataan atau pertanyaan.
- batasan masalah: menjelaskan batasan-batasan penelitian atau tulisan, misalnya hal-hal yang tidak akan dibahas atau diteliti, lingkungan yang ditentukan sebagai pembatas, batasan data atau jumlah materi yang melingkupi penelitian atau tulisan.
- tujuan penelitian: tujuan ditinjau dari aspek keilmuan dan aspek praktis dari sudut pandang pengguna (berhubungan dengan manfaat penelitian/penulisan).
- landasan teori : secara singkat memberikan penjelasan teori-teori pendukung yang akan digunakan dalam menulis atau melakukan penelitian.
- Spesifikasi sistem : menjelaskan secara umum kebutuhan software/hardware, kemampuan program/sistem.
- rencana tahapan penelitian: gantt chart dari rencana pelaksanaan penelitian.
- daftar pustaka : bibliography sumber-sumber informasi yang digunakan dengan mengikuti aturan sebagai berikut :
- Untuk pustaka dalam bentuk buku yang diterbitkan terdiri atas : nama pengarang (nama keluarga, nama depan), Judul buku (dicetak miring), Kota Penerbit : Nama Penerbit, tahun penerbitan. Sebagai contoh,
Cleveland, Donal D. Introduction to Indexing and Abstracting. Englewood : Librairies Unlimited, Inc., 2001.
- Pustaka dalam bentuk Jurnal tercetak : nama pengarang (nama keluarga, nama depan, “judul artikel”, Nama Jurnal (cetak Miring) , Nomer, Bulan dan Tahun Terbit, halaman. Contoh:
Dugan, Maire A. “Nested Paradigm”, Annals, IX, March 2001, hlm. 56.
- Pustaka dalam bentuk Jurnal Online : nama pengarang (nama keluarga, nama depan, “judul artikel”, nama jurnal (cetak miring), nomer, bulan dan tahun terbit, halaman, nama database. Database on-line. Nama vendor database. Tgl akses artikel tersebut (tgl/bln/tahun). Contoh:
McRae, John R. "Buddhism." Journal of Asian Studies 54, no. 2, 1995, hal 354-371. ABI/Inform. Database on-line. TAUFIK-Proquest; tgl akses 13 May 1996.
Woodworth, Griffin Mead, “Hackers, Users, and Suits: Napster and Representations of Identity”,Popular Music & Society., Vol. 27 no 2, Juni 2004, hal 161-184, Academic Search Premier. Database on-line. EBSCO. Tgl akses 21 Sept 2005